Terinspirasi Indiana Jones, CIA Pernah Gunakan Cenayang untuk Buru Tabut Perjanjian
CIA dan Perburuan Tabut Perjanjian: Antara Fiksi Indiana Jones dan Pseudosains
Film Raiders of the Lost Ark tidak hanya menghidupkan imajinasi jutaan penonton tentang petualangan arkeologi dan kekuatan mistis Tabut Perjanjian, tetapi juga, secara mengejutkan, menginspirasi Badan Intelijen Pusat (CIA) untuk melakukan pencarian serupa. Tabut Perjanjian, peti suci yang diyakini berisi loh batu Sepuluh Perintah, tongkat Harun, dan manna, memiliki makna religius dan sejarah yang sangat besar bagi bangsa Israel. Kisah tentang kekuatan dahsyatnya, yang digambarkan dalam film dengan adegan wajah meleleh, telah lama memicu rasa ingin tahu dan spekulasi.
Proyek Sun Streak: Memanfaatkan Kekuatan Paranormal
Terinspirasi oleh film tersebut, CIA meluncurkan proyek rahasia bernama "Proyek Sun Streak" pada tahun 1980-an. Proyek ini melibatkan penggunaan "remote viewer" atau cenayang yang konon memiliki kemampuan untuk melihat lokasi dan informasi secara psikis. Salah satu remote viewer yang dikenal sebagai "Observer #032", ditugaskan untuk menemukan "Target #0209", yang tanpa sepengetahuannya adalah Tabut Perjanjian.
Menurut dokumen yang dideklasifikasi, Observer #032 menggambarkan target sebagai:
- Sebuah wadah yang berisi wadah lain.
- Terbuat dari kayu, emas, dan perak.
- Berbentuk seperti peti mati dan dihiasi dengan serafim.
Observer tersebut juga menyatakan bahwa target berada di suatu tempat di Timur Tengah, dekat dengan bangunan yang menyerupai Kubah Batu. Lebih lanjut, Observer menjelaskan bahwa lokasinya tersembunyi di bawah tanah, gelap, dan basah. Tujuan target adalah untuk menyatukan orang-orang dan memiliki hubungan dengan upacara, kenangan, penghormatan, kebangkitan, spiritualitas, informasi, pelajaran, dan pengetahuan sejarah.
Skeptisisme dan Keraguan
Namun, efektivitas dan validitas Proyek Sun Streak dipertanyakan. Joe McMoneagle, mantan perwira Angkatan Darat AS yang direkrut CIA untuk proyek penglihatan jarak jauh, mengungkapkan keraguannya tentang keakuratan proyek tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Post, McMoneagle berpendapat bahwa menggunakan penglihatan jarak jauh untuk target yang kebenarannya tidak dapat diverifikasi, seperti UFO atau artefak sejarah, adalah pemborosan waktu dan sumber daya.
McMoneagle menekankan bahwa jika seseorang mengklaim bahwa penglihatan jarak jauh membuktikan keberadaan sesuatu, mereka harus memberikan bukti nyata untuk mendukung klaim mereka. Dalam kasus Proyek Sun Streak, tidak ada upaya untuk memverifikasi kebenaran dasar dari informasi yang diperoleh melalui penglihatan jarak jauh, dan semua yang dikatakan diterima begitu saja.
Kesimpulan: Inspirasi Fiksi dan Pseudosains
Upaya CIA untuk menemukan Tabut Perjanjian menggunakan cenayang mungkin tampak aneh dan tidak masuk akal. Namun, hal itu menyoroti bagaimana budaya populer, seperti film Indiana Jones, dapat memengaruhi keyakinan dan tindakan bahkan lembaga pemerintah. Meskipun Proyek Sun Streak pada akhirnya tidak berhasil mengungkap lokasi Tabut Perjanjian, kisah ini menjadi pengingat tentang daya tarik abadi misteri dan kekuatan imajinasi manusia, serta bahaya mempercayai pseudosains.
Kisah ini memberikan gambaran menarik tentang perpaduan antara fiksi populer dan upaya pemerintah untuk menggali misteri sejarah. Sementara perburuan Tabut Perjanjian oleh CIA mungkin tampak seperti cerita yang diambil langsung dari film Indiana Jones, kenyataannya adalah bahwa hal itu mencerminkan rasa ingin tahu yang berkelanjutan tentang artefak-artefak sejarah yang hilang dan kesediaan untuk menjelajahi metode yang tidak konvensional untuk menemukannya.
Bagi mereka yang terpesona oleh legenda Tabut Perjanjian dan petualangan Indiana Jones, Raiders of the Lost Ark tetap menjadi tontonan wajib. Film ini dapat dinikmati di platform streaming seperti Disney+ dan Paramount+.