Pelabuhan Tanjung Kalian Siapkan 'Buffer Zone' Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025

Pelabuhan Tanjung Kalian Bersiap Hadapi Lonjakan Pemudik dengan 'Buffer Zone'

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Pelabuhan Tanjung Kalian di Mentok, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk mengatasi potensi kemacetan. Salah satu upaya utama adalah penyediaan buffer zone, yaitu area parkir tambahan yang berfungsi sebagai penampung sementara bagi kendaraan.

Irjen Hendro Pandowo, Kepala Polda Bangka Belitung, menyatakan bahwa pihaknya memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2025. Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, buffer zone disiapkan untuk menampung sekitar 200 kendaraan roda empat. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi antrean panjang kendaraan di jalan raya yang menuju ke pelabuhan.

"Saat ini, situasi masih terpantau aman dan lancar. Lokasi parkir tambahan telah disiapkan dengan perkiraan peningkatan volume kendaraan sekitar lima persen," ujar Irjen Hendro Pandowo kepada awak media pada hari Kamis (27/3/2025).

Pelabuhan Tanjung Kalian sendiri merupakan jalur penghubung penting antara Pulau Bangka dan Sumatera Selatan. Oleh karena itu, pelabuhan ini menjadi salah satu prioritas pengamanan selama Operasi Ketupat Menumbing 2025.

Selain penyediaan buffer zone, pihak kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan. AKBP Pradana Aditya Nugraha, Kapolres Bangka Barat, menjelaskan bahwa kendaraan yang belum memiliki tiket akan diarahkan ke buffer zone 1. Di lokasi ini, petugas akan memberikan sosialisasi mengenai cara pembelian tiket online melalui aplikasi Ferizy. Sementara itu, kendaraan yang sudah memiliki tiket akan langsung diarahkan ke kantong parkir buffer zone 2.

Untuk kenyamanan para pemudik, berbagai fasilitas pendukung juga telah disiapkan di buffer zone, seperti:

  • MCK (Mandi, Cuci, Kakus)
  • Mushola
  • Area UMKM

Irjen Hendro Pandowo juga mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan tidak membawa muatan berlebihan. Hal ini penting untuk keselamatan selama perjalanan mudik.

Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Kalian dilayani oleh kapal cepat khusus penumpang, Ekspres Bahari, serta 11 kapal feri atau roll on-roll off (Roro). Pembelian tiket penyeberangan kini dilakukan secara online untuk mempermudah proses dan mengurangi antrean di loket.

Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 6 April 2025. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah telah menyiapkan tim siaga untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan pada periode tersebut. Dengan persiapan yang matang, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Tanjung Kalian dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik.