Arus Mudik Lebaran Meningkat, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Gerbang Tol Bandung

Peningkatan Arus Kendaraan Jelang Idul Fitri di Bandung Raya

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, volume kendaraan yang memasuki wilayah Bandung Raya melalui jalan tol mengalami peningkatan signifikan. Data terbaru dari Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional menunjukkan bahwa lebih dari 70 ribu kendaraan telah tercatat memasuki Bandung Raya dalam tiga hari terakhir.

"Terjadi peningkatan volume lalu lintas yang signifikan menuju Bandung dan wilayah Rancaekek sekitarnya. Kami mencatat total 70.587 kendaraan melintas, meningkat 11,93% dibandingkan hari biasa," ujar Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Widiyatmiko Nursejati, pada hari Jumat (28/3/2025).

Distribusi Kendaraan Melalui Gerbang Tol

Peningkatan volume kendaraan ini terdistribusi melalui dua gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol (GT) Cileunyi dan GT Pasteur. GT Cileunyi mencatat peningkatan yang paling signifikan, dengan 41.634 kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya.

  • GT Cileunyi: Volume lalu lintas transaksi naik 41,36% dari kondisi normal, yaitu 29.453 kendaraan. Arah sebaliknya, menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi, mencatat 29.518 kendaraan, naik 11,82%.
  • GT Pasteur: Volume kendaraan yang masuk menuju Kota Bandung meningkat 4,27% dibandingkan hari biasa. Kendaraan yang keluar Kota Bandung juga mengalami peningkatan.

"Volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 34.595 kendaraan, sementara yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 29.044 kendaraan," jelas Widiyatmiko.

Imbauan Bagi Pengguna Jalan Tol

Berkaitan dengan peningkatan arus mudik ini, Widiyatmiko mengimbau kepada para pengguna jalan yang hendak menuju Bandung, Rancaekek, dan sekitarnya melalui Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk tidak menggunakan lajur contraflow yang diterapkan di Ruas Tol Jakarta-Cikampek.

"Lajur contraflow yang saat ini berlaku di Ruas Tol Jakarta-Cikampek mulai KM 47 hingga KM 70 lebih diperuntukkan bagi pengguna jalan yang menuju Trans Jawa. Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan yang akan menuju Ruas Tol Cipularang untuk tidak menggunakan lajur contraflow," tegasnya.

Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk tidak menggunakan rest area di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, melainkan memanfaatkan rest area yang tersedia di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk menghindari kepadatan.

"Kami mengimbau pengguna jalan yang hendak menuju Bandung atau Rancaekek untuk tidak menggunakan rest area di Ruas Tol Jakarta-Cikampek, namun dapat memanfaatkan rest area di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk menghindari kepadatan," pungkas Widiyatmiko.

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan perjalanan mudik menuju Bandung Raya dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.