KPK Agendakan Pemeriksaan Ridwan Kamil Pasca Lebaran Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Ridwan Kamil Terkait Kasus Bank BJB Usai Lebaran
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan rencana pemanggilan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bank BJB. Pemeriksaan ini dijadwalkan berlangsung setelah perayaan Idul Fitri 2025.
"Kami akan menunggu waktu yang tepat untuk memanggil Saudara RK sebagai saksi. Penyidik akan menentukan linimasa yang sesuai," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (27/3/2025).
Tessa menambahkan bahwa waktu pasti pemanggilan akan diumumkan setelah Lebaran.
Rencana pemeriksaan Ridwan Kamil sebelumnya juga diungkapkan oleh Plh Harian Direktur Penyidikan KPK, Budi Sokmo. Menurutnya, penyidik akan fokus pada pemeriksaan internal Bank BJB selama satu minggu sebelum memeriksa pihak eksternal.
"Kami akan memulai dengan mendalami dugaan pengadaan iklan yang dilakukan secara melawan hukum. Bapak Ridwan Kamil akan dijadwalkan sesegera mungkin setelah pemeriksaan saksi-saksi dari internal BJB dan vendor yang memenangkan pengadaan selesai," jelas Budi.
KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB pada 13 Maret 2025. Berikut daftar tersangka yang diumumkan:
- Yuddy Renaldi (YR), mantan Direktur Utama Bank BJB
- Widi Hartoto (WH), Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB
- Kin Asikin Dulmanan, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri (Swasta)
- Suhendrik, Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE) (Swasta)
- Raden Sophan Jaya Kusuma, Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB) (Swasta)
Berdasarkan investigasi awal, KPK memperkirakan kerugian negara akibat korupsi pengadaan iklan di Bank BJB mencapai Rp 222 miliar.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan mantan pejabat tinggi daerah dan petinggi bank. KPK berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan akuntabel.
Fokus Investigasi KPK
Fokus utama investigasi KPK saat ini adalah:
- Pengadaan Iklan: Memastikan apakah proses pengadaan iklan di Bank BJB telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
- Aliran Dana: Menelusuri aliran dana yang diduga diselewengkan dalam proses pengadaan iklan.
- Keterlibatan Pihak Lain: Mengidentifikasi pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam kasus korupsi ini.
Pemeriksaan Ridwan Kamil diharapkan dapat memberikan titik terang dalam mengungkap fakta-fakta yang lebih mendalam terkait kasus ini. KPK akan terus mengembangkan penyidikan untuk memastikan semua pihak yang terlibat bertanggung jawab atas perbuatannya.