Program Makan Bergizi Gratis di Biak Timur Berlanjut Selama Ramadhan

Program Makan Bergizi Gratis di Biak Timur Tetap Berjalan Selama Ramadhan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua, tetap beroperasi meskipun memasuki bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Hal ini dipastikan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Biak Numfor, Diana Yulita Klemen, dalam wawancara dengan Kompas.com pada Rabu, 5 Maret 2025. Keputusan untuk melanjutkan program ini diambil meskipun mayoritas siswa di tiga sekolah dasar (SD) dan satu sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi sasaran program beragama Kristen. Adanya sejumlah siswa muslim di sekolah-sekolah tersebut telah diantisipasi dengan penyediaan menu makanan yang sesuai anjuran Badan Gizi Nasional (BGN) untuk bulan puasa. Menu tersebut dirancang untuk dapat bertahan lebih lama dan tetap layak konsumsi.

Program MBG di Distrik Biak Timur telah berjalan selama dua minggu, tepatnya dari tanggal 17 Februari hingga 26 Februari 2025. Setelah periode tersebut, tim SPPG Kabupaten Biak Numfor telah menyusun laporan dan mengajukan proposal anggaran untuk kelanjutan program kepada BGN. Berdasarkan informasi dari Ibu Klemen, program MBG akan kembali dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 2025 dan berlanjut hingga akhir bulan. Langkah ini menunjukan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kontinuitas program MBG, terlepas dari adanya bulan Ramadhan.

Ibu Klemen juga menyampaikan harapannya agar BGN dapat menambah anggaran yang dialokasikan untuk program MBG di Kabupaten Biak Numfor. Dengan penambahan anggaran tersebut, diharapkan program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah tersebut. Target ideal yang diusulkan adalah 1.000 porsi makanan bergizi, sehingga sekolah-sekolah yang belum mendapatkan manfaat program MBG dapat merasakannya. Penambahan kuota ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan gizi anak sekolah di Kabupaten Biak Numfor.

Proses pengajuan anggaran ke BGN ini merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan program MBG. Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada ketersediaan dana, tetapi juga pada koordinasi yang baik antara SPPG Kabupaten Biak Numfor, sekolah-sekolah penerima manfaat, dan BGN. Komitmen semua pihak untuk memastikan keberhasilan program ini sangat penting untuk mencapai tujuan utamanya, yakni meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Biak Numfor.

Program MBG di Biak Timur menjadi contoh nyata bagaimana program pemerintah dapat beradaptasi dengan kondisi sosial dan budaya setempat. Dengan memperhatikan keberagaman agama dan budaya, program ini dapat memberikan manfaat secara merata kepada semua anak, tanpa memandang latar belakang agama mereka. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan dalam bidang pendidikan dan kesehatan.