Pedagang Ayam Tusuk Pedagang Roti di Depok: Motif Diduga Perampasan Uang

Motif Penusukan Pedagang Roti di Depok Terungkap: Diduga Ingin Kuasai Uang Korban

Kota Depok kembali dihebohkan dengan aksi kriminalitas. Seorang pedagang roti bernama MD menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang pedagang ayam di Pasar Kemiri, Depok. Peristiwa ini terjadi di Gang Belimbing, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, pada Senin (24/3/2025) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Bambang Prakoso, mengungkapkan bahwa motif di balik penusukan ini diduga kuat adalah perampasan. "Motif saat ini diduga pelaku ingin menguasai uang milik korban," ujar AKBP Bambang saat dikonfirmasi pada Kamis (27/3/2025).

Berikut adalah poin-poin penting terkait kasus ini:

  • Lokasi: Gang Belimbing, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok.
  • Waktu: Senin, 24 Maret 2025, dini hari.
  • Korban: MD, pedagang roti di Pasar Kemiri.
  • Pelaku: Pedagang ayam (identitas masih dalam penyelidikan).
  • Motif: Diduga perampasan uang.
  • Kondisi Korban: Sempat dirawat di rumah sakit, kini dalam masa pemulihan di rumah.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk menangkap pelaku. Polsek Pancoran Mas menangani kasus ini. AKBP Bambang menambahkan bahwa korban saat ini sedang dalam masa pemulihan di rumah setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebelumnya, diketahui bahwa MD mengalami luka parah akibat penusukan tersebut. Ade Ary Syam Indradi sebelumnya menjelaskan bahwa korban menderita 10 luka tusuk di bagian kepala. Keluarga korban pertama kali mengetahui kejadian ini setelah mendapat kabar bahwa MD berada di klinik dengan kondisi yang mengkhawatirkan.

"Telah terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban yang menyebabkan korban mengalami luka tusukan di bagian kepala sepuluh lubang," kata Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Rabu (26/3/2025).

Kasus penusukan ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah Depok. Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap pelaku dan mengungkap motif sebenarnya di balik tindakan keji ini, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya para pedagang di Pasar Kemiri.