Antisipasi Puncak Arus Mudik, Kemenhub Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA: Jumlah Penumpang Angkutan Umum Melonjak 10 Persen Jelang Lebaran
Jakarta – Pergerakan masyarakat yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 2025 di kampung halaman terus menunjukkan peningkatan signifikan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat adanya lonjakan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 10,30 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran tahun sebelumnya. Peningkatan ini terpantau sejak H-10 hingga H-6 Lebaran (21-25 Maret 2025), dengan total 4.510.256 pemudik menggunakan berbagai moda transportasi umum.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo, mengungkapkan bahwa fluktuasi pergerakan pemudik cenderung terus meningkat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan di simpul-simpul transportasi dan ruas jalan tol.
"Pergerakan pemudik yang telah terjadi sejak H-10 s.d. H-6, terus mengalami fluktuasi dengan kecenderungan terus naik," ujar Budi dalam keterangan resminya, Rabu (26/3/2025).
Melihat tren peningkatan ini, Kemenhub mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kepadatan arus mudik. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal. Hal ini diharapkan dapat menghindari puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Kamis hingga Minggu.
Lonjakan pada Moda Transportasi Tertentu
Beberapa moda transportasi mengalami peningkatan yang cukup signifikan:
- Angkutan Penyeberangan: Kenaikan mencapai 40,13 persen, dengan total 954.627 penumpang.
- Angkutan Bus: Peningkatan tercatat sebesar 4,18 persen, atau sebanyak 682.720 penumpang.
Selain angkutan umum, Kemenhub juga mencatat peningkatan pada pengguna kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, yang melintasi jalan arteri Jabodetabek dan jalan tol Jakarta.
Peningkatan Pengguna Kendaraan Pribadi
"Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada pemudik dengan angkutan umum, namun juga pemudik dengan kendaraan pribadi," tegas Budi.
Peningkatan signifikan juga terlihat pada pengguna kendaraan Golongan I yang melintasi jalan tol. Tercatat 561.609 kendaraan atau setara dengan 2.808.045 orang, yang merupakan kenaikan sebesar 18,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukan animo masyarakat untuk mudik menggunakan kendaraan pribadi juga cukup tinggi.
Kemenhub terus berupaya untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk kepolisian dan pengelola jalan tol, untuk memastikan kelancaran dan keselamatan selama periode mudik Lebaran 2025. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.