Debut Gemilang Joey Pelupessy Warnai Kemenangan Indonesia atas Bahrain: Reuni Emosional dengan Patrick Kluivert di Timnas Garuda

Debut Impresif Pelupessy dan Reuni Manis dengan Kluivert Bawa Indonesia Raih Kemenangan Krusial

Tim Nasional Indonesia berhasil mengamankan tiga poin penting dalam laga lanjutan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (25/3/2025). Gol semata wayang yang memastikan kemenangan Garuda dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-24. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk terus melaju dalam kualifikasi.

Namun, di balik kemenangan tersebut, ada cerita menarik yang mewarnai pertandingan ini, yaitu debut gemilang Joey Pelupessy bersama Timnas Indonesia dan reuni emosionalnya dengan pelatih Patrick Kluivert. Pelupessy, yang baru pertama kali mengenakan seragam Merah Putih, langsung dipercaya tampil sebagai starter dan mengisi posisi jangkar di lini tengah. Penampilan pemain yang merumput di klub Lommel SK ini sungguh memukau. Ia berhasil menjadi pemutus serangan lawan dan piawai dalam mendistribusikan bola. Kehadirannya memberikan keseimbangan yang signifikan di lini tengah Garuda.

Statistik mencatat bahwa Pelupessy tampil solid di lini tengah. Menurut SofaScore, ia mencatatkan:

  • Dua sapuan
  • Satu intersep
  • Satu tekel
  • Persentase umpan akurat mencapai 85%

Kontribusi Pelupessy tidak hanya terlihat dari statistik, tetapi juga dari ketenangan dan visi bermainnya di lapangan. Ia mampu membaca permainan dengan baik dan memberikan umpan-umpan yang memanjakan para penyerang.

Kemenangan ini terasa lebih istimewa karena menjadi ajang reuni antara Pelupessy dan pelatih Patrick Kluivert. Kluivert ternyata pernah menjadi mentor Pelupessy di tim muda Twente sekitar tahun 2011-2013. Kluivert menjadi sosok penting yang melihat potensi Pelupessy dan mengubah posisinya dari bek kanan menjadi gelandang bertahan. Pengalaman melatih Pelupessy di masa lalu membuat Kluivert sangat memahami kualitas dan kemampuan pemain berusia 31 tahun tersebut.

"Joey sangat bagus. Saya sudah familiar dengan dia sejak 2011 di Twente, saya tahu kualitasnya. Dia melakukan tugas dengan sangat bagus," ujar Kluivert usai pertandingan melawan Bahrain.

"Saya rasa di posisi ini dia bagus. Sebenarnya dulu dia bermain sebagai bek kanan, tapi saya ubah posisinya dulu ke pemain nomor 6 dan setelah itu dia tetap bermain sebagai nomor 6," tambahnya.

Setelah 12 tahun berpisah, takdir kembali mempertemukan keduanya di Timnas Indonesia. Reuni ini diawali dengan manis berkat kemenangan atas Bahrain. Pelupessy seolah menjadi kepingan puzzle yang selama ini dicari oleh Kluivert untuk melengkapi taktiknya di Timnas Indonesia.

Kemenangan atas Bahrain bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang harapan baru bagi Timnas Indonesia. Dengan hadirnya pemain-pemain berkualitas seperti Pelupessy dan sentuhan magis dari pelatih sekaliber Kluivert, Garuda siap terbang lebih tinggi di kancah sepak bola internasional. Keberhasilan ini memberikan semangat baru bagi seluruh pemain dan para pendukung Timnas Indonesia untuk terus berjuang dan meraih hasil yang terbaik di masa depan.