Lonjakan Penumpang Udara di Bandara InJourney Catat Rekor: Lebih dari 2,17 Juta Orang Terbang dalam Lima Hari Periode Libur Lebaran

Peningkatan Signifikan Jumlah Penumpang di Bandara InJourney Selama Periode Libur Lebaran

Lonjakan signifikan dalam lalu lintas udara terpantau di 37 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports selama periode libur Lebaran, 21-25 Maret 2025. Lebih dari 2,17 juta penumpang tercatat melakukan perjalanan udara, menandai peningkatan sekitar 7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatat 2,02 juta penumpang. Data ini mengindikasikan antusiasme masyarakat untuk mudik dan berlibur melalui jalur udara.

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini dapat diatasi dengan baik berkat penerapan strategi manajemen lalu lintas yang efektif dan adanya dukungan kebijakan Work From Anywhere (WFA) dari berbagai instansi. WFA memungkinkan penyebaran keberangkatan pemudik, sehingga mengurangi penumpukan di bandara.

Bandara Tersibuk Selama Periode Libur Lebaran

Lima bandara mengalami lalu lintas paling padat selama periode tersebut:

  • Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang): 719 ribu penumpang
  • Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali): 278 ribu penumpang
  • Bandara Juanda (Surabaya): 192 ribu penumpang
  • Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar): 136 ribu penumpang
  • Bandara Kualanamu (Deli Serdang): 98 ribu penumpang

Bandara Soekarno-Hatta menjadi yang tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 719 ribu orang. Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, InJourney Airports telah menerapkan program rebalancing yang melibatkan pemindahan operasional maskapai antar terminal untuk mengoptimalkan kapasitas Terminal 1, 2, dan 3. Langkah ini terbukti efektif dalam menghindari penumpukan penumpang dan memastikan kelancaran layanan.

Peningkatan Frekuensi Penerbangan dan Efisiensi Operasional

Selama periode 21-25 Maret, tercatat 16.972 pergerakan pesawat, mengalami kenaikan tipis sebesar 0,2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Maskapai penerbangan juga mengoperasikan 339 penerbangan tambahan (extra flight) untuk memenuhi permintaan yang tinggi selama musim libur Lebaran. Efisiensi operasional juga meningkat, dengan minimnya perubahan jadwal penerbangan oleh maskapai, sehingga membantu kelancaran penanganan penumpang di tengah musim puncak.

InJourney Airports terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang selama periode libur Lebaran dan seterusnya. Peningkatan ini juga didukung oleh koordinasi yang baik antara seluruh pihak terkait, termasuk maskapai penerbangan, otoritas bandara, dan instansi pemerintah lainnya.

Imbauan Bagi Calon Penumpang

InJourney Airports mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk:

  • Tiba di bandara lebih awal dari jadwal penerbangan yang tertera di tiket.
  • Memastikan seluruh dokumen perjalanan telah lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di bandara dan selama penerbangan.
  • Memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia di bandara untuk kenyamanan perjalanan.

Dengan persiapan yang matang dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak, diharapkan seluruh perjalanan udara selama periode libur Lebaran dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.