Antisipasi Kepadatan Mudik, Jasa Marga Imbau Pemudik Atur Jadwal di Tol Cipularang dan Padaleunyi

Jasa Marga Imbau Pemudik Atur Jadwal Perjalanan di Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk Hindari Kepadatan

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, PT Jasa Marga Metropolitan Tollroad mengimbau para pemudik yang akan melintasi ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk mengatur jadwal perjalanan mereka. Imbauan ini dikeluarkan guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan yang diperkirakan akan terjadi, terutama pada jam-jam tertentu.

Diprediksi sekitar 1,4 juta kendaraan akan memadati ruas tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung dan sekitarnya tersebut. Rinciannya adalah 733 ribu kendaraan saat arus mudik dan 748 ribu kendaraan saat arus balik. Lonjakan volume kendaraan ini berpotensi menyebabkan antrean panjang dan memperlambat laju perjalanan.

Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad, Widiyatmiko Nursejati, menjelaskan bahwa berdasarkan pola lalu lintas yang terjadi pada libur panjang sebelumnya, kepadatan kendaraan di Tol Cipularang dan Padaleunyi cenderung meningkat pada sore hingga malam hari, mulai dari pukul 17.00 hingga 22.00 WIB. Bahkan, pada periode libur yang sangat padat, kepadatan dapat berlanjut hingga pukul 23.00 atau bahkan tengah malam.

"Kami sarankan bagi para pemudik yang berencana melintasi Tol Cipularang dan Padaleunyi untuk mempertimbangkan waktu keberangkatan. Pagi hari cenderung lebih lancar karena volume lalu lintasnya relatif lebih rendah. Ini bisa menjadi alternatif yang baik untuk menghindari kepadatan," ujar Widiyatmiko, Rabu (26/3/2025).

Selain mengatur jadwal keberangkatan, Jasa Marga juga mengimbau pemudik untuk:

  • Memastikan kondisi kendaraan prima: Lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan sebelum memulai perjalanan, termasuk kondisi mesin, ban, rem, dan sistem kelistrikan.
  • Membawa perbekalan yang cukup: Siapkan makanan, minuman, obat-obatan, dan perlengkapan pribadi lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya keterlambatan atau antrean panjang.
  • Beristirahat yang cukup: Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi dalam kondisi lelah. Manfaatkan rest area yang tersedia untuk beristirahat dan memulihkan stamina.
  • Mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas: Ikuti semua rambu lalu lintas dan arahan dari petugas yang berada di lapangan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
  • Menggunakan aplikasi peta digital: Manfaatkan aplikasi peta digital untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mencari rute alternatif jika terjadi kemacetan.

Jasa Marga juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan selama musim mudik Lebaran. Beberapa titik rawan kepadatan di Tol Cipularang dan Purbaleunyi telah diidentifikasi, antara lain:

  • KM 66 B Tol Jakarta-Cikampek
  • GT Kalihurip Utama
  • Rest Area KM 77 dan KM 88
  • KM 97
  • KM 125
  • GT Pasteur

Untuk memperlancar arus lalu lintas, Jasa Marga menyiagakan berbagai kendaraan operasional, termasuk:

  • 1 unit rescue truck (Komo)
  • 9 unit mobile CS
  • 2 unit mobil rescue
  • 6 unit PJR
  • 14 unit mobil derek
  • 4 unit mobil ambulance
  • 1 unit mini loader
  • 1 unit flatbed
  • 2 unit VMS kereta
  • 4 unit VMS mobile
  • 1 unit mobile crane

Dengan persiapan yang matang dan kerjasama dari seluruh pengguna jalan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Tol Cipularang dan Padaleunyi dapat berjalan lancar dan aman.