Dian Siswarini: Perpisahan Emosional Warnai Akhir Masa Jabatan CEO XL Axiata
Dian Siswarini Hengkang dari XL Axiata: Farewell Emosional Selimuti Perpisahan
Suasana haru menyelimuti lobby XL Axiata Tower pada Selasa malam (25/3/2025), saat Dian Siswarini, CEO yang telah memimpin perusahaan telekomunikasi itu sejak 2015, resmi mengakhiri masa jabatannya. Lagu "You'll Be In My Heart" dari Phil Collins mengalun lirih, mengiringi momen perpisahan yang emosional.
Karyawan XL Axiata berkumpul, menanti kedatangan Dian dari lift. Dalam temaram lampu, mereka menyalakan flash ponsel, menciptakan suasana yang syahdu. Ketika pintu lift terbuka, ucapan "Terima kasih, Bu Dian!" menggema, diikuti pemberian bunga dan pelukan hangat. Tak sedikit karyawan yang tak kuasa menahan air mata, terharu atas dedikasi dan kepemimpinan Dian selama ini.
Dian Siswarini di Mata Karyawan: Lebih dari Sekadar Bos
Dian Siswarini, yang akrab disapa "Ibu Dian" oleh para karyawan, dikenal sebagai sosok yang lebih dari sekadar seorang CEO. Di mata mereka, Dian adalah sosok ibu yang penuh perhatian dan peduli. Ella, salah seorang karyawan, mengungkapkan bahwa Dian memiliki pemahaman mendalam tentang cara memperlakukan karyawan dengan baik.
Salah satu contohnya adalah kebijakan pemberian bantuan "LLP" (nama bantuan disamarkan) yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan karyawan, mulai dari biaya pendidikan hingga perlengkapan olahraga. "Beliau itu bukan bos tapi ibu bagi kami semua. Ia membuat kami menjadi seperti keluarga," ujar Ella, menggambarkan kedekatan Dian dengan para karyawan.
Karyawan lain menambahkan bahwa Dian Siswarini adalah sosok inspiratif, terutama bagi para wanita. Keberhasilannya memimpin perusahaan sebesar XL Axiata menjadi bukti bahwa wanita juga mampu meraih kesuksesan di dunia korporat. Dian memulai karirnya di XL sejak tahun 1996, saat perusahaan itu pertama kali beroperasi. Ia kemudian menduduki berbagai posisi penting, termasuk Chief Digital Services Officer dan Deputy CEO, sebelum akhirnya menjabat sebagai CEO.
Merger XL Axiata dan Smartfren: Era Baru di Industri Telekomunikasi
Mundurnya Dian Siswarini dari jabatan CEO XL Axiata tak lepas dari rencana merger antara XL Axiata dan Smartfren. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah menyetujui penggabungan usaha tersebut, dan Rajeev Sethi ditunjuk sebagai CEO XLSmart, entitas baru hasil merger.
Langkah ini menandai era baru di industri telekomunikasi Indonesia, di mana persaingan semakin ketat dan inovasi menjadi kunci untuk memenangkan pasar. Dian sendiri belum mengungkapkan rencana karirnya selanjutnya, namun ia sempat berkelakar akan membuka usaha durian saat ditanya oleh awak media.
Kepergian Dian Siswarini meninggalkan kesan mendalam bagi karyawan XL Axiata. Dedikasi, kepemimpinan, dan perhatiannya terhadap karyawan akan selalu dikenang. Momen perpisahan yang emosional menjadi bukti bahwa Dian Siswarini bukan hanya seorang CEO, tetapi juga sosok ibu yang dicintai dan dihormati oleh seluruh keluarga besar XL Axiata.
Kilasan Karir Dian Siswarini di XL Axiata:
- 1996: Memulai karir di XL Axiata
- 2011: Chief Digital Services Officer
- 2014: Group Chief of Marketing dan Operation Office di Axiata
- 2015: Deputy CEO XL Axiata
- 2015 - 2025: CEO XL Axiata
Kronologi Singkat Peristiwa:
- Tanggal: 25 Maret 2025
- Tempat: XL Axiata Tower, Jakarta
- Peristiwa: Perpisahan Dian Siswarini sebagai CEO XL Axiata
- Penyebab: Merger XL Axiata dan Smartfren