Evaluasi RDF Rorotan: Operasional Dihentikan Sementara, Sampah Dipindahkan ke Bantargebang
RDF Rorotan Hentikan Operasional Sementara: Fokus pada Pemindahan Sampah dan Perbaikan Fasilitas
Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara, menghentikan sementara operasionalnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh dan respons terhadap keluhan warga terkait bau yang ditimbulkan oleh pengolahan sampah di lokasi tersebut. Seluruh sampah yang sebelumnya berada di bunker RDF Rorotan kini telah dipindahkan ke Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (25/3/2025), suasana di area RDF Rorotan tampak sepi dan tidak ada aktivitas pengolahan sampah. Perubahan signifikan terasa pada kualitas udara di sekitar lokasi. Aroma tidak sedap yang sebelumnya kerap tercium kini tidak lagi ada. Kendati demikian, bau kurang sedap masih terasa di dalam bunker yang sebelumnya menampung ribuan ton sampah.
Meski operasional pengolahan sampah dihentikan, Stasiun Pemantau Kualitas Udara di RDF Rorotan tetap beroperasi. Hal ini dilakukan untuk terus memantau dan memastikan kualitas udara di sekitar lokasi tetap terjaga.
Pemindahan Sampah sebagai Tindak Lanjut Keluhan Warga
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), mengambil langkah proaktif dengan memindahkan seluruh sampah dari RDF Rorotan ke TPST Bantargebang. Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap keluhan warga sekitar terkait masalah bau. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menjelaskan bahwa pemindahan sampah ini meliputi 800 ton sampah lama yang berada di bunker dan 600 ton produk RDF yang tersimpan di gudang produksi.
"Pengerjaan pemindahan sampah ini meliputi sampah lama di bunker sebanyak 800 ton serta produk RDF di gudang produksi sekitar 600 ton. Harapannya, pengosongan bunker dan produk RDF tersebut dapat mengurangi bau," kata Asep Kuswanto.
Proses pemindahan sampah dilakukan menggunakan armada dump truck dan tronton yang ditutup terpal untuk meminimalisir penyebaran bau dan mencegah kebocoran air lindi selama pengangkutan. Kendaraan yang digunakan juga dibersihkan dan disemprot dengan penghilang bau sebelum meninggalkan area RDF Rorotan.
Sterilisasi dan Perbaikan Fasilitas
Setelah proses pemindahan sampah selesai, seluruh fasilitas di RDF Rorotan akan disterilisasi dan diberi pewangi khusus untuk menghilangkan bau yang tersisa. Selanjutnya, RDF Rorotan akan ditutup sementara untuk dilakukan perbaikan oleh kontraktor yang bertanggung jawab. Penutupan sementara ini bertujuan untuk memperbaiki sistem dan infrastruktur agar operasional RDF Rorotan di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
Langkah-langkah yang diambil oleh Pemprov DKI Jakarta ini menunjukkan komitmen untuk mengatasi masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh pengolahan sampah dan memastikan kesehatan serta kenyamanan warga di sekitar fasilitas RDF Rorotan.
Rincian Tindakan yang Dilakukan:
- Penghentian sementara operasional RDF Rorotan.
- Pemindahan seluruh sampah ke TPST Bantargebang.
- Pengoperasian Stasiun Pemantau Kualitas Udara.
- Sterilisasi dan pemberian pewangi pada seluruh fasilitas.
- Penutupan sementara untuk perbaikan oleh kontraktor.
Penanganan masalah di RDF Rorotan ini diharapkan menjadi pembelajaran penting dalam pengelolaan sampah perkotaan dan pengembangan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan.