Pemkab Pandeglang Jamin Tarif Angkutan Mudik Lebaran 2025 Stabil
Pandeglang Siap Sambut Pemudik dengan Tarif Angkutan Terjangkau
Pemerintah Kabupaten Pandeglang memastikan para pemudik yang akan kembali ke kampung halaman pada Lebaran 2025 tidak perlu khawatir dengan lonjakan tarif angkutan umum. Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, menegaskan bahwa tarif angkutan dari Jakarta menuju Pandeglang tetap normal, yaitu sekitar Rp 60.000.
"Alhamdulillah, tidak ada kenaikan tarif yang melebihi ketentuan. Untuk rute Pandeglang-Kalideres tetap Rp 60.000," ujar Dewi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Kadubanen pada Selasa, 25 Maret 2026. Sidak ini dilakukan untuk memastikan kesiapan terminal dan kenyamanan para pemudik.
Dalam sidak tersebut, Bupati Dewi juga memberikan imbauan kepada para sopir dan kernet angkutan umum untuk tidak melakukan praktik getok harga atau menaikkan tarif secara sepihak. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemudik.
Selain itu, Dewi juga mengingatkan para sopir untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia meminta agar sopir tidak ugal-ugalan dan selalu berhati-hati dalam berkendara.
"Keselamatan sopir, kernet, dan seluruh penumpang adalah prioritas utama. Jangan ugal-ugalan, utamakan keselamatan," tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang, Rudiyanto, menambahkan bahwa penetapan tarif angkutan Lebaran ini mengacu pada peraturan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, tidak ada penyesuaian tarif yang diizinkan dalam peraturan tersebut.
"Tarif angkutan Lebaran tahun ini untuk rute Pandeglang-Jakarta kurang lebih Rp 60.000, dan semua operator angkutan harus mematuhi ketetapan dari kementerian," jelas Rudiyanto. Ia juga menambahkan bahwa Dinas Perhubungan akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pelanggaran tarif selama masa mudik Lebaran.
Kesiapan Infrastruktur dan Pelayanan
Selain memastikan tarif angkutan tetap stabil, Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga terus berupaya meningkatkan kesiapan infrastruktur dan pelayanan untuk menyambut arus mudik Lebaran. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:
- Perbaikan jalan dan jembatan di jalur-jalur utama yang dilalui pemudik.
- Peningkatan fasilitas di terminal dan posko-posko mudik.
- Penambahan personel keamanan dan petugas kesehatan di titik-titik strategis.
- Koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, TNI, dan organisasi masyarakat, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mudik.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap para pemudik dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan menuju kampung halaman. Diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lancar dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Pandeglang dan para pemudik yang datang berkunjung.