PELNI Fasilitasi Mudik Gratis Ratusan Warga Sampit ke Semarang dengan Kapal Laut

PELNI Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dari Sampit ke Semarang

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pelayaran, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Mudik Gratis Bersama BUMN. Pada tahun ini, PELNI memberangkatkan 500 pemudik secara gratis dari Pelabuhan Sampit menuju Semarang, Jawa Tengah. Inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H bersama keluarga di kampung halaman.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati, menyatakan bahwa program Mudik Gratis Bersama BUMN telah menjadi agenda rutin perusahaan sejak tahun 2022. Setiap tahunnya, PELNI berupaya meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan program agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Pemilihan rute Sampit-Semarang didasari oleh tingginya jumlah masyarakat asal Jawa yang bekerja dan menetap di Kalimantan Tengah. Dengan adanya program ini, diharapkan mereka dapat kembali ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.

"Kami melihat banyak masyarakat dari Pulau Jawa yang bekerja dan menetap di Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, kami memilih rute Sampit-Semarang agar mereka bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta," ujar Anik Hidayati.

Evolusi Program Mudik Gratis PELNI

Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh PELNI mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, PELNI menyediakan empat armada bus untuk melayani pemudik dengan rute Jakarta-Lampung, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Semarang. Setahun berikutnya, pada tahun 2023, PELNI beralih menggunakan kapal laut dengan menyediakan kuota sebanyak 300 penumpang yang terbagi dalam dua rute, yaitu Jakarta-Batam dan Kumai-Semarang. Pada tahun 2024, PELNI kembali mengoperasikan kapal untuk rute Balikpapan-Surabaya dengan kuota yang sama, yakni 300 penumpang.

Tahun ini, PELNI meningkatkan kapasitasnya secara signifikan menjadi 500 penumpang dengan rute Sampit-Semarang. Peningkatan ini menunjukkan komitmen PELNI untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan layanan yang terbaik.

Dampak Positif Program Mudik Gratis

Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh PELNI tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi para pemudik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif. Program ini mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan menciptakan suasana kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

"Kami berharap program ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian PELNI terhadap kebutuhan masyarakat," tambah Anik.

Acara pelepasan pemudik gratis di Sampit dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Komisaris Independen PELNI Kristia Budiyarto, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati, Kepala Cabang PELNI Sampit ST. Nafilah, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Yuli Sri Wilanti, Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN Edi Eko Cahyono, Sekretaris Daerah Kotawaringin Timur Drs. H. Sanggul Lumban Gaol, MT, Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie, dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Abdul Hafid S.Pi.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh PELNI. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.

Rincian Program Mudik Gratis PELNI:

  • Penyelenggara: PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI)
  • Rute: Sampit - Semarang
  • Jumlah Pemudik: 500 orang
  • Tujuan: Memfasilitasi masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman
  • Manfaat: Mengurangi beban biaya transportasi, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan suasana kebersamaan