Mudik Lebaran 2025: ETLE Awasi Ganjil Genap di Tol, Korlantas Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan serangkaian strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan selama periode mudik dan balik Lebaran 2025. Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah penerapan sistem ganjil genap (Gage) yang akan diawasi secara ketat melalui kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan tol strategis.

Brigjen Raden Slamet Santoso, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri, menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggaran ganjil genap akan dilakukan secara elektronik melalui ETLE statis. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam menegakkan hukum secara modern dan transparan, serta mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pengendara.

Pengalihan Arus, Bukan Putar Balik

Dalam penjelasannya, Brigjen Raden Slamet Santoso menekankan bahwa pelanggar ganjil genap tidak akan dikenakan tilang manual di tempat. Sebagai gantinya, kendaraan yang melanggar aturan ini akan dialihkan ke jalur arteri yang tidak memberlakukan sistem ganjil genap. Pendekatan ini bertujuan untuk meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas secara keseluruhan.

"Bukan diputar balik, tapi dialihkan ke jalur yang tidak berlaku ganjil genap," tegas Brigjen Raden Slamet Santoso. Ia menambahkan bahwa pemberlakuan ganjil genap hanya berlaku pada penggal-penggal jalan tertentu dengan panjang yang bervariasi.

Lokasi dan Jadwal Pemberlakuan Ganjil Genap

Skema ganjil genap akan diterapkan di beberapa ruas tol utama, yaitu:

  • Km 47 Tol Jakarta-Cikampek hingga Km 414 Tol Semarang-Batang
  • Km 31-Km 98 Tol Tangerang-Merak

Ganjil genap berlaku pada hari Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 30 Maret 2025, pukul 24.00 WIB.

Contraflow dan One Way Juga Diberlakukan

Selain ganjil genap, Korlantas Polri juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas lainnya, termasuk contraflow dan one way, untuk mengurai kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek selama periode mudik Lebaran 2025. Rekayasa lalu lintas ini akan dimulai pada hari Kamis, 27 Maret 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho menjelaskan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran. Ia juga menambahkan bahwa Korlantas Polri telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun strategi yang komprehensif.

"Menghadapi Lebaran tahun ini, kami bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan arus mudik berlangsung lancar, aman, dan nyaman," ujar Irjen Agus.

Rincian Pemberlakuan Contraflow dan One Way

Berikut adalah rincian pemberlakuan contraflow dan one way:

  • Contraflow: Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 40 sampai dengan Km 70.
    • Periode 1: Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB sampai dengan Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 24.00 WIB.
    • Periode 2: Senin, 31 Maret 2025, pukul 13.00-18.00 WIB dan Selasa, 1 April 2025, pukul 11.00-18.00 WIB.
  • One Way: Km 70 Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan Km 414 Tol Semarang-Batang.
    • Kamis, 27 Maret 2025, pukul 14.00 WIB sampai dengan Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 24.00 WIB.

Irjen Agus juga menjelaskan bahwa one way nasional akan diberlakukan jika terjadi puncak arus mudik, biasanya H-3 Idul Fitri, dan juga saat arus balik. Pengumuman mengenai pemberlakuan one way akan disampaikan ketika terjadi peningkatan arus lalu lintas yang signifikan.