Tragedi di Probolinggo: Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Sungai, Diduga Korban Pembuangan
Probolinggo Dikejutkan Penemuan Jasad Bayi di Sungai
Kota Probolinggo, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di sebuah sungai di Jalan Kerinci. Penemuan ini pertama kali dilaporkan pada hari Rabu, 12 Maret 2025, dan kini kasus tersebut tengah menjadi fokus penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.
Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo Kota melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk otopsi terhadap jasad bayi malang tersebut. Iptu Zaenal Arifin, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, mengungkapkan hasil otopsi menunjukkan bayi tersebut diperkirakan berusia sekitar satu hari saat meninggal dunia.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, kuat dugaan bayi tersebut telah meninggal dunia sebelum dibuang ke sungai. Jasad bayi diperkirakan telah berada di sungai selama dua hari sebelum akhirnya ditemukan," jelas Iptu Zaenal pada Minggu, 23 Maret 2025.
Luka pada Alat Vital, Bukan Penyebab Kematian
Otopsi juga menemukan adanya luka terbuka pada bagian alat vital bayi. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa luka tersebut bukan penyebab utama kematian. Diduga, luka tersebut terjadi setelah bayi meninggal, kemungkinan besar akibat gigitan hewan.
"Luka tersebut adalah luka post-mortem, yang berarti terjadi setelah kematian. Kami menduga kuat akibat gigitan hewan yang ada di sungai," imbuh Iptu Zaenal.
Polisi menduga lokasi penemuan jasad bayi merupakan tempat pembuangan. Arus sungai yang relatif lambat dan banyaknya vegetasi di sekitar sungai Jalan Kerinci mendukung dugaan ini.
Upaya Pengungkapan Identitas Pelaku Terus Dilakukan
Saat ini, tim penyidik Polres Probolinggo Kota terus berupaya keras untuk mengungkap identitas pelaku pembuangan bayi. Salah satu kendala yang dihadapi adalah tidak ditemukannya ari-ari bayi di sekitar lokasi kejadian.
Penemuan jasad bayi ini pertama kali diketahui oleh Syafii (42), seorang warga yang berprofesi sebagai pencari rumput. Saat melintas di dekat sungai, Syafii mendengar suara mencurigakan.
"Awalnya saya mendengar suara kresek-kresek. Setelah saya dekati, ternyata ada seekor biawak yang sedang mendorong jasad bayi ke tepi sungai," tutur Syafii.
Kasus tragis ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian. Polres Probolinggo Kota berkomitmen untuk terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku dan memberikan keadilan bagi bayi tak berdosa tersebut.
Daftar Temuan dan Informasi Penting:
- Penemuan: Jasad bayi perempuan ditemukan di sungai Jalan Kerinci, Kota Probolinggo.
- Tanggal Penemuan: Rabu, 12 Maret 2025.
- Usia Bayi: Diperkirakan satu hari saat meninggal.
- Penyebab Kematian: Belum diketahui pasti, masih dalam penyelidikan.
- Luka pada Alat Vital: Luka post-mortem, diduga akibat gigitan hewan.
- Kendala Penyelidikan: Tidak ditemukannya ari-ari bayi.
- Saksi Mata: Syafii, seorang pencari rumput, yang menemukan jasad bayi.
Polres Probolinggo Kota menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan. Keterangan dari masyarakat sangat berarti dalam upaya mengungkap kebenaran dan menindak pelaku kejahatan ini.