Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2025, Perbaikan Jalan Nanggulan Kulon Progo Dikebut
Jalan Alternatif Sentolo-Magelang Siap Dilalui Meski Belum Sempurna
Menjelang perayaan Idul Fitri 2025, upaya intensif dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik. Salah satu fokus utama adalah perbaikan ruas jalan Sentolo-Nanggulan-Magelang, yang sempat terputus akibat bencana longsor. Lokasi tepatnya berada di RT 44, Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kepolisian Resor Kulon Progo memastikan bahwa jalan tersebut dapat dilalui secara fungsional pada periode sibuk Lebaran, yakni H-7 hingga H+7. Meskipun belum sepenuhnya selesai, pembukaan jalur ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama.
"Jalur Nanggulan-Sentolo menuju Magelang akan dibuka secara fungsional mulai H-7 hingga H+7 Lebaran," ujar AKP Priya Tri Handayani, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, pada Sabtu (22/3/2025).
Dampak Longsor dan Upaya Perbaikan
Ruas jalan Sentolo-Nanggulan memegang peranan penting sebagai jalur alternatif penghubung wilayah sekitar Bandara YIA menuju Magelang, dan sebaliknya. Pengguna jalan ini mayoritas adalah warga yang melakukan perjalanan antara Sentolo dan Muntilan. Pada pertengahan Desember 2024, jalan ini mengalami kerusakan parah akibat longsor tebing yang menyeret badan jalan ke arah Sungai Sepuring, anak Sungai Progo. Akibatnya, sebagian besar aspal runtuh ke jurang sedalam puluhan meter, membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan.
Setelah kejadian longsor, lalu lintas menuju Muntilan dialihkan melalui jalur lain. Inisiatif warga setempat untuk membuat jalan darurat di samping lokasi longsor sempat membantu menjaga aksesibilitas. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kemudian mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jalan tersebut.
Kondisi Terkini dan Prospek ke Depan
Saat ini, perbaikan jalan masih dalam tahap pelapisan fondasi atas (LPA), yang merupakan tahapan sebelum pengaspalan. Meskipun demikian, kendaraan sudah dapat melintas dengan sistem antrean. Hal ini menjadi angin segar bagi para pemudik yang ingin memanfaatkan jalur alternatif ini.
"Kondisinya memang belum beraspal halus, masih berupa LPA. Tahapan selanjutnya adalah pengerasan jalan," jelas AKP Priya Tri Handayani.
Dibukanya jalur alternatif ini diharapkan dapat memecah kepadatan lalu lintas di jalur utama selama periode mudik dan balik Lebaran 2025. Meskipun belum sempurna, jalan Sentolo-Nanggulan-Magelang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam kelancaran perjalanan para pemudik. Pemerintah daerah mengimbau para pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas yang ada, mengingat kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan.
Rangkuman:
- Ruas jalan Sentolo-Nanggulan-Magelang dibuka fungsional H-7 hingga H+7 Lebaran 2025.
- Jalur ini merupakan alternatif dari Bandara YIA menuju Magelang.
- Jalan sempat putus akibat longsor pada Desember 2024.
- Saat ini jalan masih berupa lapisan fondasi atas (LPA) dan belum diaspal halus.
- Pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas.