Pemprov NTB Luncurkan Program Mudik Gratis Terbatas ke Pulau Sumbawa
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) berinisiatif meringankan beban masyarakat dan mahasiswa yang hendak merayakan Hari Raya Idul Fitri 2025 di kampung halaman, khususnya di Pulau Sumbawa. Dengan anggaran yang terbatas, Dinas Perhubungan (Dishub) NTB menyediakan program mudik gratis dengan armada bus yang siap mengantarkan para pemudik ke berbagai kota tujuan di Pulau Sumbawa.
Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Mohamad Faozal, menjelaskan bahwa program ini menyasar masyarakat umum dan mahasiswa yang berdomisili di wilayah NTB. Pendaftaran telah dibuka dan dapat dilakukan melalui beberapa saluran. Bagi pemudik yang hendak menuju Bima dan Dompu, pendaftaran dapat dilakukan melalui Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Provinsi NTB. Sementara itu, untuk tujuan Sumbawa Besar dan Sumbawa Barat, pendaftaran dapat dilakukan langsung di lokasi yang telah ditentukan oleh Dishub NTB.
"Kami memahami betul kebutuhan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga di hari raya. Dengan program mudik gratis ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban biaya transportasi, terutama bagi mereka yang kurang mampu," ujar Faozal.
Armada yang disiapkan terdiri dari enam bus dengan kapasitas total 150 penumpang. Rute yang dilayani meliputi:
- Sumbawa Barat (2 bus)
- Sumbawa Besar (2 bus)
- Dompu (2 bus)
- Bima (2 bus)
Syarat Pendaftaran:
- Mahasiswa: Menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
- Masyarakat Umum: Menunjukkan KTP yang membuktikan domisili di wilayah NTB.
Faozal menekankan bahwa kuota untuk program mudik gratis ini terbatas, mengingat adanya keterbatasan anggaran yang dialokasikan. Ia mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan diri dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.
"Kami menyadari bahwa kuota yang tersedia tidak dapat mengakomodir seluruh permintaan. Namun, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi sebagian masyarakat NTB yang ingin merayakan Lebaran di Pulau Sumbawa," tuturnya.
Selain menyediakan bus mudik gratis, Dishub NTB juga tengah berupaya untuk mengendalikan tarif bus reguler yang melayani rute mudik Lebaran. Pembatasan kenaikan tarif akan diputuskan dalam waktu dekat, dengan mempertimbangkan kepentingan baik operator bus maupun masyarakat.
"Kami akan berupaya untuk menetapkan tarif yang wajar dan terjangkau, sehingga tidak memberatkan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi bus reguler," jelas Faozal.
Dishub NTB juga mengimbau kepada seluruh pengemudi bus untuk memastikan kondisi armada dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan rutin dan perawatan berkala sangat penting untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.
Sebagai langkah antisipasi kepadatan lalu lintas, Faozal juga menyarankan kepada para pemudik untuk melakukan perjalanan lebih awal. Dengan menghindari puncak arus mudik, diharapkan perjalanan dapat berjalan lebih lancar dan nyaman.
Diharapkan dengan adanya program mudik gratis dan upaya pengendalian tarif bus reguler, masyarakat NTB dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan tanpa terbebani oleh masalah transportasi.