Jadwal Imsakiyah Ramadan: Waktu Berbuka Puasa dan Doa di Kupang dan Sekitarnya (21 Maret 2025)

Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa Ramadan, sebuah bulan suci yang penuh berkah. Salah satu aspek penting dalam menjalankan ibadah puasa adalah mengetahui dengan tepat waktu berbuka, yaitu saat maghrib tiba. Mengakhiri puasa dengan tepat waktu adalah sunnah yang dianjurkan.

Berikut adalah jadwal imsakiyah untuk wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan sekitarnya pada tanggal 21 Maret 2025 (21 Ramadan 1446 H), yang bersumber dari data resmi Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia:

  • Kota Kupang
    • Maghrib: 18:00 WITA
    • Isya: 19:09 WITA
  • Kabupaten Belu
    • Maghrib: 17:54 WITA
    • Isya: 19:03 WITA
  • Kabupaten Alor
    • Maghrib: 17:56 WITA
    • Isya: 19:05 WITA

Selain memperhatikan waktu berbuka, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa pada saat-saat menjelang dan ketika berbuka puasa. Waktu berbuka adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa, di mana doa-doa memiliki potensi besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Doa Berbuka Puasa

Dikutip dari berbagai sumber terpercaya, termasuk penjelasan Ustadz Adi Hidayat, berikut adalah dua versi doa yang dianjurkan untuk dibaca saat berbuka puasa:

Versi 1:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah." (HR Abu Daud)

Versi 2:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiin.

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih." (HR Bukhari dan Muslim)

Ustadz Adi Hidayat menganjurkan untuk menggabungkan kedua doa tersebut. Doa pertama, Dzahabazh zhoma'u, dibaca sebagai pembuka, kemudian dilanjutkan dengan doa kedua, Allahumma laka shumtu.

Menurut laman Almanhaj, Rasulullah SAW biasanya membaca doa Dzahabazh zhoma'u setelah membatalkan puasanya. Hal ini sesuai dengan makna doa tersebut, yang menggambarkan kondisi setelah minum dan makan saat berbuka.

Dengan mengetahui jadwal imsakiyah dan doa berbuka puasa, diharapkan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan. Selamat menjalankan ibadah puasa!