Jasa Marga Imbau Pemudik Manfaatkan Rest Area Tol Secara Bijak: Batas Waktu 30 Menit Demi Kelancaran Arus Mudik

Antisipasi Kepadatan, Jasa Marga Tetapkan Batas Waktu Istirahat di Rest Area Tol

Menjelang puncak arus mudik, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan jalan tol untuk memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menekankan pentingnya pengaturan waktu istirahat di rest area. Menurutnya, waktu maksimal yang disarankan bagi setiap pengguna jalan untuk beristirahat di rest area adalah 30 menit.

"Kami mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan waktu istirahat di rest area seefisien mungkin. Pertimbangkan untuk membeli makanan dan minuman secara take away agar tidak memakan waktu lama. Dengan begitu, rest area dapat digunakan secara bergantian oleh pemudik lainnya," ujar Lisye dalam keterangan resminya di Solo, Rabu (19/3/2025).

Lisye juga mengajak para pemudik untuk turut menjaga kebersihan rest area demi kenyamanan bersama. Kesadaran akan kebersihan lingkungan menjadi kunci penting dalam menciptakan pengalaman mudik yang menyenangkan bagi semua pengguna jalan.

E-Toll Kadaluarsa Akibat Durasi Perjalanan Melebihi Batas, Ini Solusinya

Selain imbauan terkait pemanfaatan rest area, Lisye juga menjelaskan mengenai potensi kedaluwarsanya kartu uang elektronik (e-toll) akibat durasi perjalanan yang melebihi batas maksimum. Menurutnya, sistem tol memberlakukan batasan waktu perjalanan, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 kali waktu tempuh normal di ruas tol yang bersangkutan. Hal ini diberlakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan efisiensi sistem.

"Jika pengguna jalan menghabiskan waktu lebih lama dari batas maksimum yang ditentukan, maka saat kartu e-toll di-tap di gerbang keluar, Automatic Lane Barrier (ALB) tidak akan terbuka dan status e-toll akan menjadi expired," jelas Lisye.

Namun, Lisye memastikan bahwa pengguna jalan tidak perlu khawatir jika mengalami situasi ini. Petugas yang berjaga di Gardu Tol Otomatis (GTO) akan segera membantu menyelesaikan masalah tersebut. Proses ini tidak akan menyebabkan saldo e-toll terpotong melebihi tarif tol yang seharusnya dibayarkan.

Dengan adanya imbauan dan penjelasan ini, Jasa Marga berharap para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik dan memanfaatkan fasilitas jalan tol secara optimal demi kelancaran dan kenyamanan selama mudik Lebaran.