Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Guncang NTT: Dentuman Terdengar Hingga Ratusan Kilometer

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Guncang NTT: Dentuman Terdengar Hingga Ratusan Kilometer

LABUAN BAJO, NTT – Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meningkat drastis pada Jumat malam (19/03/2025). Erupsi yang terjadi kali ini dilaporkan menghasilkan dentuman keras yang mengagetkan warga di wilayah Flores Timur, bahkan terdengar hingga ke kabupaten tetangga seperti Manggarai dan Manggarai Timur.

Saksi mata di berbagai lokasi melaporkan mendengar suara ledakan yang kuat sekitar pukul 23.00 WITA. Sandi, seorang warga Borong, Manggarai Timur, mengaku terkejut dengan suara tersebut. "Dentumannya luar biasa kali ini. Awalnya saya tidak percaya ada suara sekeras itu," ujarnya.

Vicky, warga Ruteng, juga menyampaikan pengalaman serupa. "Sekitar jam 11 malam, bunyi dentuman sangat deras. Saya bingung karena baru pertama kali mendengar suara seperti itu di tengah malam," katanya. Vicky baru menyadari bahwa suara tersebut berasal dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki setelah mencari informasi melalui media sosial dan portal berita online.

"Kami berdoa semoga keluarga dan teman-teman yang berada di dekat gunung selalu dalam keadaan aman," imbuhnya.

Intensitas erupsi yang meningkat ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Pihak berwenang setempat terus melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas gunung dan mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada. Informasi resmi dan terbaru mengenai status Gunung Lewotobi Laki-laki dapat diakses melalui sumber-sumber terpercaya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Masyarakat diimbau untuk:

  • Menghindari aktivitas di sekitar area yang berpotensi terdampak erupsi.
  • Mengikuti arahan dan informasi dari pihak berwenang.
  • Mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan evakuasi.
  • Menjaga kesehatan dan menggunakan masker jika terjadi hujan abu.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki ini menjadi pengingat akan potensi bencana alam yang selalu ada di wilayah Indonesia. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan adalah kunci untuk mengurangi risiko dan dampak yang mungkin terjadi.