Minimnya Jam Terbang Ansu Fati di Barcelona Memicu Kekecewaan Sang Ayah
Kiprah Ansu Fati, pemain muda yang sempat digadang-gadang sebagai bintang masa depan Barcelona, kini menjadi sorotan. Bukan karena performa gemilangnya di lapangan, melainkan karena minimnya kesempatan bermain yang diberikan kepadanya. Situasi ini ternyata memicu kekecewaan mendalam dari sang ayah, Bori Fati.
Musim 2024/2025 ini menjadi musim yang kurang menggembirakan bagi Ansu Fati. Ia baru tampil dalam delapan pertandingan di semua kompetisi dengan total waktu bermain hanya 158 menit. Jumlah ini tentu jauh dari harapan, mengingat potensi yang dimilikinya. Bori Fati pun tak tinggal diam melihat situasi yang dialami putranya. Ia dikabarkan telah menyampaikan langsung ketidakpuasannya kepada pihak Barcelona.
"Ansu telah berjuang keras," ujar Bori Fati, seperti dikutip dari laporan Jijantes yang kemudian dilansir oleh AS. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa sang ayah merasa anaknya telah melakukan yang terbaik untuk membuktikan diri, namun belum mendapatkan kesempatan yang layak.
Perjalanan karir Ansu Fati memang penuh dengan pasang surut. Sempat mencuri perhatian pada musim 2022/2023 dengan mencatatkan 51 penampilan dan 10 gol, performanya justru menurun saat dipinjamkan ke Brighton pada musim 2023/2024. Di klub Inggris tersebut, ia hanya mampu mencetak 4 gol dari 30 pertandingan.
Kembali ke Barcelona pada musim 2024/2025, Ansu Fati masih kesulitan untuk mendapatkan tempat utama. Cedera yang kerap menghantuinya juga menjadi salah satu faktor penghambat. Pelatih Hansi Flick sendiri mengakui bahwa Ansu Fati membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya.
Berikut adalah rekapitulasi singkat perjalanan karir Ansu Fati:
- Musim 2022/2023 (Barcelona): 51 penampilan, 10 gol
- Musim 2023/2024 (Brighton, pinjaman): 30 penampilan, 4 gol
- Musim 2024/2025 (Barcelona): 8 penampilan, 0 gol (hingga berita ini diturunkan)
Kekecewaan Bori Fati menjadi sinyalemen bahwa ada sesuatu yang perlu dievaluasi di Barcelona terkait penanganan pemain muda potensial seperti Ansu Fati. Apakah ia akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar di sisa musim ini, atau justru memilih untuk mencari tantangan baru di klub lain? Waktu yang akan menjawab.