Optimisme Prabowo: Hilirisasi Pacu 8 Juta Lapangan Kerja Baru dalam Lima Tahun Mendatang

Prabowo Yakin Investasi Hilirisasi Ciptakan Peluang Kerja Signifikan

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah mampu menciptakan delapan juta lapangan kerja baru dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Optimisme ini didasarkan pada gelombang investasi yang masuk, terutama di sektor hilirisasi dan pembangunan infrastruktur yang tengah digencarkan.

"Investasi yang telah dimulai tahun ini akan bermuara pada hilirisasi, sehingga nilai tambah dari sumber daya alam dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Proyeksi kami, dalam lima tahun mendatang, hilirisasi akan menyerap sekitar delapan juta tenaga kerja," ujar Prabowo saat meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025). Informasi ini dilansir dari Antara.

Komitmen Membangun Negeri dan Optimisme Masa Depan

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus membangun dan memajukan Indonesia. Ia juga menyampaikan pesan optimisme bagi generasi muda, menepis upaya pihak-pihak tertentu yang mencoba meruntuhkan semangat mereka.

"Masa depan Indonesia sangat cerah dan gemilang. Walaupun ada usaha untuk menurunkan semangat anak-anak muda, saya tegaskan itu tidak benar. Kita akan terus maju. Kita akan terus membangun masa depan yang gemilang," tegasnya.

Acara peresmian KEK Industropolis Batang dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

KEK Industropolis Batang merupakan evolusi dari Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), yang dirancang untuk menarik investasi di sektor manufaktur dan hilirisasi. Pengembangan KEK ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi wilayah Jawa Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.

Ekspansi KEK untuk Pengejaran Ketertinggalan

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah sedang gencar membangun puluhan kawasan ekonomi khusus lainnya di berbagai daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga dalam hal pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

"Kita sangat optimis. KEK Industropolis Batang adalah salah satu dari puluhan KEK yang akan kita bangun. Idealnya, setiap provinsi memiliki satu KEK. Ini berarti kita akan menuju 38 KEK di seluruh Indonesia," jelasnya.

Prabowo mencontohkan KEK Industropolis Batang sebagai model pengembangan KEK yang terencana dengan baik. Saat ini, tujuh perusahaan telah beroperasi di KEK tersebut, tujuh perusahaan lainnya sedang dalam tahap konstruksi, dan 13 perusahaan sedang dalam tahap perencanaan pembangunan. Keberadaan KEK ini diharapkan dapat menarik investasi lebih banyak lagi dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional.

Status Terbaru KEK Industropolis Batang:

  • Beroperasi: 7 Perusahaan
  • Konstruksi: 7 Perusahaan
  • Perencanaan: 13 Perusahaan