Sinergi Pemerintah dan Sampoerna Pacu Pertumbuhan UMKM Nasional
Apresiasi Pemerintah atas Dukungan Sampoerna Terhadap UMKM
Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia mengapresiasi kontribusi PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tanah air. Pengakuan ini disampaikan dalam diskusi panel "Mengoptimalkan UMKM: Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia" yang berlangsung di Jakarta, (17/3/2025).
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyoroti keberhasilan Sampoerna dalam menciptakan ekosistem yang mendukung UMKM, khususnya melalui inisiatif Sampoerna Retail Community (SRC). SRC tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.
"Sampoerna Retail Community (SRC) telah menjadi model sukses dalam pengembangan kluster UMKM di sektor ritel. Terinspirasi oleh keberhasilan Sampoerna, Kementerian UMKM berupaya untuk membentuk kluster UMKM serupa, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan barang dan jasa oleh institusi pemerintah," ujarnya.
Upaya ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021, yang mengamanatkan alokasi 40% dari belanja pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk UMKM. Dengan demikian, UMKM memiliki posisi strategis dalam memanfaatkan potensi pasar yang sangat besar dari pengadaan barang dan jasa pemerintah.
"Apa yang telah dilakukan Sampoerna sangat memotivasi kami. Kementerian UMKM bertekad untuk melampaui pencapaian tersebut dan memberikan dampak yang lebih besar bagi perkembangan UMKM di Indonesia," tegas Maman.
Acara yang dihadiri oleh 1.000 UMKM binaan Sampoerna ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran vital UMKM dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.
Dukungan Kementerian Perdagangan dan Strategi Ekspansi Pasar
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso. Ia menilai bahwa program-program Sampoerna, seperti SRC dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC), sangat relevan dalam memperkuat pasar dalam negeri.
"Inisiatif Sampoerna sangat tepat sasaran karena mampu mengisi kebutuhan pasar domestik," kata Mendag Budi.
Langkah-langkah yang diambil Sampoerna juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%. Salah satu strategi utama pemerintah adalah mendorong ekspansi pasar, baik di dalam negeri maupun melalui ekspor.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) memiliki tiga program utama untuk mendorong pertumbuhan pasar, yaitu:
- Mengamankan pasar dalam negeri: Memastikan bahwa industri dan UMKM lokal dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik yang besar.
- Meningkatkan pasar ekspor: Berupaya membuka pasar ekspor baru melalui berbagai perjanjian dagang.
- Meningkatkan kemampuan UMKM untuk ekspor: Membantu UMKM meningkatkan manajemen, kualitas produk, dan kontinuitas produksi agar dapat bersaing di pasar global.
"Kami akan membantu memasarkan produk-produk UMKM untuk ekspor melalui perwakilan perdagangan kami, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), yang tersebar di 33 negara," jelasnya.
Falsafah Tiga Tangan dan Komitmen Sampoerna
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menekankan bahwa Sampoerna selalu berpegang pada Falsafah Tiga Tangan, yang mengutamakan kinerja terbaik bagi konsumen, karyawan, mitra usaha, pemegang saham, UMKM, dan masyarakat luas. Ia meyakini bahwa UMKM memiliki potensi yang sama dengan perjalanan Sampoerna, yang dimulai dari sebuah toko kelontong sederhana di Surabaya pada tahun 1913.
"Setelah melakukan pembinaan melalui SRC dan SETC, kami menyadari bahwa optimisme adalah kunci utama. Dengan optimisme, UMKM dapat mencapai banyak hal, dimulai dari langkah awal," ujar Ivan.
Melalui program SRC, Sampoerna memberikan inspirasi, pelatihan, fasilitas, dan aplikasi digital untuk membantu UMKM berkembang.
"Melalui konsistensi dalam pendampingan, pelatihan, dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap UMKM, khususnya toko kelontong, dapat tumbuh menjadi lebih maju," tambahnya.
Kolaborasi dengan BUMN dan Ekosistem Digital
Peluang bagi UMKM semakin terbuka lebar berkat kolaborasi yang difasilitasi oleh Sampoerna melalui ekosistem digital AYO by SRC, yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
Melalui platform ini, UMKM dapat berkolaborasi dengan Perum BULOG dalam program “Rumah Pangan Kita”, yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau dan mendukung stabilitas harga pangan nasional.
Kemitraan ini membuktikan kekuatan jaringan SRC sebagai mitra strategis berbagai usaha, berkat jangkauannya yang luas dan dukungan digitalisasi. Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, Sampoerna terus berkomitmen untuk mendorong pengembangan UMKM di Indonesia.