Ponpes Alam Maroko Bekali Santri dengan Wawasan Kebangsaan di Bulan Ramadan

Ponpes Alam Maroko Pupuk Nasionalisme Santri Melalui Pembekalan Wawasan Kebangsaan

Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Maroko di Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyelenggarakan kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan bagi para santrinya. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta tanah air dan memperkuat pemahaman tentang pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Kamis (20/3/2025), sekitar 60 santri, baik putra maupun putri, tampak antusias mengikuti acara yang diadakan di bale pertemuan pondok pesantren. Dengan duduk bersila, mereka khusyuk mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bandung Barat. Suasana syahdu semakin terasa karena lokasi ponpes yang berada di tepi Sungai Citarum, dengan pepohonan rindang yang menyejukkan.

Kepala Seksi Pendidikan dan Keagamaan Islam pada Kantor Kemenag KBB, Mukti Hartono, menjelaskan bahwa pembekalan wawasan kebangsaan ini merupakan agenda penting yang wajib diikuti oleh seluruh santri. Menurutnya, di era globalisasi ini, rasa cinta tanah air pada generasi muda, khususnya generasi Z dan Alfa, mulai terkikis. Oleh karena itu, pembekalan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan santri tentang wawasan kebangsaan dan menumbuhkan integritas serta kecintaan terhadap Indonesia.

"Pembekalan ini akan menambah pengetahuan santri terhadap wawasan kebangsaan. Dari situ integritas santri akan terbentuk, terutama juga untuk menumbuhkan perasaan cinta tanah air," ujar Mukti.

Selain itu, Mukti juga menambahkan bahwa melalui pembekalan ini, para santri akan memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial yang kompleks. Mereka juga diharapkan mampu menghindari hal-hal yang sensitif dan berpotensi memecah belah bangsa, seperti rasisme, diskriminasi, dan isu SARA.

"Sehingga santri yang dibekali wawasan kebangsaan tidak mudah tersulut hal-hal negatif, seperti rasisme, diskriminasi, bahkan SARA," jelas Mukti.

Ponpes Alam Maroko sendiri dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan yang fokus pada pembentukan tahfidz Al-Qur'an. Banyak santri yang berasal dari luar Bandung Barat memilih untuk menimba ilmu di ponpes ini.

Kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan ini menjadi salah satu upaya konkret Ponpes Alam Maroko dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme yang tinggi. Hal ini sejalan dengan visi dan misi ponpes untuk menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Berikut adalah beberapa poin penting yang disampaikan dalam pembekalan wawasan kebangsaan di Ponpes Alam Maroko:

  • Pentingnya memahami sejarah dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
  • Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
  • Menghindari perilaku yang diskriminatif dan rasis.
  • Menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme.
  • Berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.

Dengan pembekalan ini, diharapkan para santri Ponpes Alam Maroko dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).