Operasi Pasar Murah di Bandung: Antrean Panjang Warga Demi Sembako Bersubsidi

Operasi Pasar Murah di Bandung: Antrean Panjang Warga Demi Sembako Bersubsidi

Gelaran Operasi Pasar Bersubsidi di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (19/3/2025) menyedot animo masyarakat yang tinggi. Ratusan warga, bahkan sejak pukul 07.30 WIB, telah memadati kantor kecamatan untuk mendapatkan paket sembako murah yang ditawarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Di antara kerumunan tersebut, terlihat Ani (39) dan Aan (34), kakak beradik warga Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, yang rela berdesak-desakan demi mendapatkan kupon senilai Rp 72.000 untuk menebus paket sembako tersebut.

Ani menceritakan pengalamannya, "Kami berangkat pagi sekali untuk sampai di sini sekitar pukul 07.30 WIB. Antrean sangat panjang dan padat, namun kami sabar karena ingin mendapatkan sembako murah ini." Proses pembelian sembako tidaklah mudah. Warga terlebih dahulu harus mengantre untuk mendapatkan kupon dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kupon tersebut kemudian ditukarkan dengan paket sembako berisi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, satu kilogram terigu, dan satu kilogram gula. Total nilai paket sembako tersebut seharusnya mencapai Rp 145.000, namun melalui program subsidi, masyarakat hanya perlu membayar Rp 72.000.

Setelah lebih dari satu setengah jam berjuang di tengah antrean yang padat, Ani dan Aan akhirnya berhasil mendapatkan paket sembako. Keduanya mengaku sangat lega dan senang karena bisa mendapatkan sembako dengan harga terjangkau, terutama di bulan Ramadan menjelang Idul Fitri, di mana harga-harga bahan pokok cenderung meningkat. "Sangat terbantu dengan adanya program ini. Isi paketnya juga cukup banyak, sangat membantu meringankan beban pengeluaran kami," ungkap Ani.

Keberhasilan Ani dan Aan mendapatkan sembako murah tersebut mewakili harapan banyak warga Kota Bandung lainnya. Mereka berharap pemerintah dapat secara rutin menggelar program serupa di setiap kecamatan. "Semoga program ini bisa rutin diadakan setiap bulan di setiap kecamatan. Ini sangat bermanfaat untuk masyarakat," tambah Ani. Hal senada juga disampaikan oleh Aan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menjelaskan bahwa Operasi Pasar Bersubsidi di Kecamatan Gedebage merupakan yang pertama di tahun 2025. Dalam operasi ini, tersedia 1.500 paket sembako berkualitas premium. Meskipun ketersediaan paket terbatas, program serupa juga dilaksanakan di berbagai lokasi lain di Kota Bandung dan tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, dengan total 142.900 paket sembako yang disiapkan menjelang Idul Fitri 1446 H. Ibu Noneng menegaskan bahwa masyarakat hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako per KTP, sebagai bukti identitas warga setempat dan sekitarnya.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok, khususnya menjelang hari raya besar. Tingginya antusiasme dan antrean panjang yang terjadi menunjukkan besarnya kebutuhan dan dampak positif program ini bagi kesejahteraan masyarakat.