Proyek MRT CP 202 Rampung, Halte Transjakarta Harmoni Siap Diaktifkan Kembali
Proyek MRT CP 202 Rampung, Halte Transjakarta Harmoni Siap Diaktifkan Kembali
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, memberikan kabar terbaru terkait penutupan Halte Transjakarta Harmoni yang telah berlangsung sejak 4 Maret 2023. Penutupan tersebut dilakukan untuk memfasilitasi pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) contract package (CP) 202 rute Harmoni-Mangga Besar. Yuza memastikan bahwa halte sentral tersebut akan kembali beroperasi setelah proyek MRT tersebut selesai. Pernyataan ini disampaikannya kepada awak media usai acara buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
"Pembangunan MRT di bawah tanah menyebabkan penutupan Halte Harmoni dan pengalihan sementara ke halte-halte di sekitarnya," jelas Yuza. "Halte sementara yang tersedia saat ini tidak menyediakan fasilitas yang sama lengkapnya dengan Halte Harmoni. Namun, begitu pekerjaan konstruksi MRT selesai, halte sentral Harmoni akan dibangun kembali dan diaktifkan." Selama masa penutupan, PT Transjakarta telah melakukan sejumlah strategi untuk meminimalisir dampak terhadap penumpang. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat pengguna jasa Transjakarta.
Salah satu strategi yang diimplementasikan adalah pengalihan beban penumpang ke Halte Monas dan Halte Balai Kota. Kapasitas kedua halte tersebut telah ditingkatkan untuk menampung jumlah penumpang yang biasanya menggunakan Halte Harmoni. "Kami telah melakukan perluasan di Halte Monas dan Balai Kota untuk mengakomodasi lonjakan penumpang," kata Yuza. "Dengan demikian, diharapkan dampak dari penutupan Halte Harmoni dapat diminimalisir."
Lebih lanjut, Yuza menjelaskan dampak dari penutupan Halte Harmoni terhadap sejumlah rute Transjakarta. Sebanyak 15 rute mengalami penyesuaian trayek, termasuk rute-rute utama seperti Blok M-Kota, Pantai Maja-Balai Kota, Juanda-Pecenongan, dan Jelambar-Kota. Penyesuaian trayek ini dilakukan untuk memastikan layanan Transjakarta tetap berjalan optimal meskipun Halte Harmoni masih ditutup. Dengan beroperasinya kembali Halte Harmoni nantinya, maka ke-15 rute tersebut akan kembali ke jalur semula dan terintegrasi dengan koridor 1, 2, dan 3 Transjakarta.
PT Transjakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta. Reakstivasi Halte Harmoni menjadi bagian dari upaya tersebut, mengingat perannya sebagai halte sentral yang sangat vital dalam menghubungkan berbagai koridor Transjakarta dan juga integrasi moda transportasi lainnya di kawasan tersebut. Selesainya proyek MRT CP 202 diharapkan akan membawa dampak positif bagi peningkatan efisiensi dan kenyamanan layanan transportasi umum di Jakarta. Kehadiran halte yang terintegrasi dengan baik dengan MRT akan mempermudah akses masyarakat menuju berbagai tujuan di ibu kota.