Longsor di Ciputat Timur Akibatkan Kerusakan Dua Rumah, Warga Diminta Waspada

Longsor di Ciputat Timur Akibatkan Kerusakan Dua Rumah, Warga Diminta Waspada

Hujan deras yang mengguyur wilayah Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Selasa malam (4/3/2025) pukul 21.00 WIB, mengakibatkan longsor yang merusak pondasi dua rumah. Kejadian ini menyebabkan kerusakan material pada kedua rumah tersebut, namun syukurlah tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Tim gabungan dari Polsek Ciputat Timur dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tangsel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan awal.

Sebanyak enam personel kepolisian di bawah pimpinan AKP Margana, dan sepuluh anggota Satpol PP di bawah komando Firman, segera merespon kejadian tersebut. Prioritas utama adalah memastikan keselamatan warga. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Hambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa langkah pertama yang diambil adalah mengevakuasi penghuni kedua rumah yang terdampak. "Demi keamanan dan keselamatan, kami telah meminta keluarga yang terdampak untuk mengungsi sementara hingga kondisi dinyatakan aman," ujar Kompol Hambang dalam keterangan tertulisnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan pihak kelurahan setempat telah dilakukan untuk penanganan lanjutan, termasuk pendataan kerugian material dan bantuan bagi warga terdampak.

Selain upaya evakuasi dan koordinasi, pihak kepolisian dan pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat menghadapi musim hujan yang masih berlangsung. Wilayah yang memiliki struktur tanah labil atau berada di sekitar aliran sungai dan saluran air, dinilai memiliki risiko tinggi terjadinya bencana serupa. Kompol Hambang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan proaktif dalam memantau kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing.

"Kami menghimbau masyarakat untuk senantiasa waspada. Perhatikan dengan seksama tanda-tanda potensi bahaya, seperti retakan tanah, perubahan struktur bangunan, atau peningkatan debit air pada saluran drainase. Segera laporkan kepada pihak berwenang, baik melalui perangkat kelurahan maupun aparat keamanan, jika ditemukan indikasi potensi bencana," tegas Kompol Hambang. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan upaya pencegahan guna meminimalisir kejadian serupa di masa mendatang. Langkah-langkah antisipatif dan edukasi kepada masyarakat akan terus ditingkatkan untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga.

Langkah-langkah yang telah diambil:

  • Evakuasi penghuni rumah terdampak.
  • Koordinasi dengan pihak kelurahan untuk penanganan lebih lanjut.
  • Pendataan kerugian material.
  • Pemantauan lokasi kejadian dan sekitarnya.
  • Himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di musim hujan. Kerjasama antara warga, aparat keamanan, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mengurangi risiko dan dampak bencana.