Kecelakaan Maut Bus Rombongan Pengajian di Wonogiri: Satu Meninggal Dunia, Enam Luka Berat
Kecelakaan Maut Bus Rombongan Pengajian di Wonogiri: Satu Meninggal, Enam Luka Berat
Sebuah peristiwa tragis menandai perjalanan pulang rombongan pengajian dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pada Senin malam, 17 Maret 2025, sekitar pukul 19.30 WIB, sebuah bus yang mengangkut 25 penumpang terguling di Dusun Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Insiden tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan enam lainnya mengalami luka-luka serius. Korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai TB (72), warga Kecamatan Gatak, Sukoharjo. Keenam korban luka, yang kini dirawat di RS Maguan Husada Pracimantoro, adalah:
- Sarjono (65)
- Rochmahful (72)
- Sulaso (59)
- Zidan (17)
- Iqbal (19)
- Burhan (28)
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, seluruh korban merupakan penumpang bus bernomor polisi AD 7391 OA yang dikemudikan oleh Jiarno (61), warga Sukoharjo. AKP Anom menjelaskan bahwa satu korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP), sementara enam lainnya mengalami luka berat dan tengah mendapatkan perawatan medis intensif. Kondisi jalan yang licin diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan ini. Namun, keterangan saksi mata menunjukkan bahwa bus tersebut berusaha menghindari sebuah genset yang berada di tepi jalan sebelum akhirnya kehilangan kendali, keluar dari jalur, dan terguling ke jurang.
Polisi dari Satlantas Polres Wonogiri telah melakukan olah TKP dan tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini. Proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah ada faktor lain yang berkontribusi terhadap peristiwa nahas tersebut, di luar kondisi jalan yang licin dan upaya pengemudi menghindari genset di tepi jalan. Dugaan sementara, kecelakaan ini diakibatkan oleh kombinasi kondisi jalan yang licin dan upaya menghindari rintangan di tepi jalan yang membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya. Investigasi mendalam akan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kepolisian juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara, terutama pada kondisi jalan yang kurang baik atau saat cuaca buruk.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk menyelesaikan penyelidikan secara tuntas dan transparan. Hasil penyelidikan akan diumumkan kepada publik setelah proses investigasi selesai dilakukan. Sementara itu, keluarga korban meninggal dunia dan korban luka mendapatkan dukungan dan bantuan dari pihak berwajib dan masyarakat sekitar. Upaya evakuasi dan penanganan medis terhadap korban telah dilakukan dengan cepat dan efisien berkat kerja sama antara pihak kepolisian, tim medis, dan relawan setempat. Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.