Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Mataram dan Sekitarnya, 17 Ramadhan 1446 H

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Mataram dan Sekitarnya, 17 Ramadhan 1446 H

Puasa Ramadhan, ibadah wajib bagi umat muslim, menuntut ketepatan waktu dalam berbuka. Menentukan waktu berbuka puasa menjadi hal krusial, mengingat ibadah ini dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Ketepatan waktu berbuka, ditandai dengan terbenamnya matahari atau masuk waktu Maghrib, menjadi penanda berakhirnya masa puasa seharian. Berikut ini jadwal waktu Maghrib dan Isya untuk beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 17 Ramadhan 1446 H, bertepatan dengan tanggal 17 Maret 2025, berdasarkan data dari Bimas Islam Kemenag RI:

Jadwal Buka Puasa (Maghrib) dan Sholat Isya

Berikut jadwal waktu Maghrib (buka puasa) dan Isya untuk beberapa wilayah di Nusa Tenggara Barat:

  • Kota Mataram:
    • Maghrib: 18.31 WITA
    • Isya: 19.40 WITA
  • Kabupaten Bima:
    • Maghrib: 18.21 WITA
    • Isya: 19.30 WITA
  • Kabupaten Lombok Utara:
    • Maghrib: 18.31 WITA
    • Isya: 19.40 WITA

Perbedaan waktu Maghrib di setiap wilayah disebabkan oleh perbedaan letak geografis. Penting bagi umat muslim untuk memastikan waktu berbuka puasa di daerah masing-masing guna menjalankan ibadah dengan tepat.

Doa Berbuka Puasa: Mengiringi Rasa Syukur dan Kekhusyukan

Berbuka puasa bukan sekadar melepas dahaga dan lapar, tetapi juga merupakan momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Mengiringi momen berbuka dengan doa-doa merupakan sunnah yang dianjurkan, sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Allah SWT. Berikut dua bacaan doa berbuka puasa yang dianjurkan, dikutip dari referensi terpercaya, dan penjelasan mengenai waktu yang tepat untuk membacakannya:

  • Doa Versi Pertama (HR Abu Daud):

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Arab Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah Terjemahan: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah."

  • Doa Versi Kedua (HR Bukhari dan Muslim):

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab Latin: Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina. Terjemahan: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Maha Pengasih."

Ustaz Adi Hidayat menyarankan penggabungan kedua doa ini. Doa pertama dibaca terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan doa kedua. Waktu yang tepat untuk membacakan doa ini adalah setelah membatalkan puasa, sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW, sebagaimana dijelaskan dalam berbagai referensi hadits dan kitab-kitab fikih.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan lebih khusyuk dan penuh keberkahan.