Purworejo Siapkan Jalur Alternatif dan Perbaikan Jalan Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran

Purworejo Siapkan Jalur Alternatif dan Perbaikan Jalan Antisipasi Kemacetan Mudik Lebaran

Pemerintah Kabupaten Purworejo gencar melakukan persiapan menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H. Antisipasi kemacetan menjadi fokus utama, dengan langkah strategis berupa penyiapan jalur alternatif dan perbaikan infrastruktur jalan yang intensif. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo dikerahkan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan balik.

Upaya percepatan perbaikan jalan telah dimulai sejak 15 Maret 2025 dan ditargetkan rampung pada 26 Maret 2025. Fokus utama perbaikan tertuju pada pengaspalan jalan-jalan yang mengalami kerusakan, seperti Jalan Panembahan Senopati di wilayah Pendowo hingga Jalan Tembus Jalur Selatan atau Jalan Daendels. Proses perbaikan ini melibatkan tim PUPR yang bekerja secara intensif, termasuk pada akhir pekan, untuk mengejar target penyelesaian sebelum puncak arus mudik.

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, secara langsung meninjau progres pekerjaan di lapangan. Beliau menekankan pentingnya penyelesaian perbaikan jalan sebelum arus mudik dimulai untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik. Bupati Yuli Hastuti juga menyampaikan imbauan kepada para pemudik agar selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan. Harapannya, seluruh pemudik dapat menikmati perjalanan yang lancar dan aman dari awal hingga kembali ke kampung halaman.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Suranto, menambahkan bahwa selain jalur nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di dalam kota. Jalur-jalur alternatif tersebut dirancang untuk mengarahkan arus lalu lintas, sehingga dapat mengurangi potensi kemacetan di titik-titik rawan. Berikut rincian jalur alternatif yang telah disiapkan:

  • Jalur Alternatif dari Arah Barat (Kebumen-Banyumas-Cilacap): Dari Pertigaan Klepu, pemudik diarahkan belok kiri menuju Pasar Pituruh, kemudian belok kanan ke Kemiri, Wirun, Winong, hingga Seren. Dari Seren, pemudik dapat menuju arah Magelang atau Semarang melalui pertigaan sebelah utara Makam Pahlawan.
  • Jalur Alternatif di Kutoarjo: Dari ruas Jalan S. Parman, pemudik diarahkan menuju Wirun, kemudian belok kiri menuju Seren dan selanjutnya bergabung dengan jalur lingkar barat menuju Magelang atau Semarang.
  • Jalur Alternatif Menuju Yogyakarta: Jika terjadi kemacetan di wilayah Kutoarjo, pemudik dari Perempatan Kutoarjo dapat dialihkan ke Jalan Grabag hingga Perempatan Lampu Merah Ketawang. Dari situ, pemudik dapat belok kiri melalui Jalan Daendels menuju Yogyakarta.
  • Jalur Alternatif di Wilayah Purworejo: Jalur alternatif disiapkan melalui rute Pendowo-Jenar, Purwodadi, Watukuro, hingga Gesing. Dari Gesing, pemudik dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalur Daendels menuju Yogyakarta (belok kiri) atau Kebumen (belok kanan).

Dengan langkah-langkah antisipasi yang komprehensif ini, Pemkab Purworejo optimistis arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman. Dukungan dari seluruh pihak dan kesadaran pemudik dalam mematuhi peraturan lalu lintas sangat penting untuk menciptakan suasana mudik yang nyaman dan kondusif.