1.480 Meter Kubik Sampah Terkumpul Pasca Banjir Rendam Tiga Kelurahan di Kramatjati

1.480 Meter Kubik Sampah Terkumpul Pasca Banjir Rendam Tiga Kelurahan di Kramatjati

Bencana banjir yang melanda tiga kelurahan di Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, yakni Cawang, Cililitan, dan Balekambang, pada awal Maret lalu telah meninggalkan dampak signifikan, salah satunya adalah tumpukan sampah yang mencapai volume luar biasa. Proses pembersihan pascabanjir yang dilakukan oleh petugas kebersihan setempat telah berhasil mengumpulkan 1.480 meter kubik sampah hingga Minggu (16/3/2025). Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kramatjati, Dwi Firmansyah, mengungkapkan bahwa operasi pembersihan intensif ini dimulai sejak tanggal 6 Maret dan terus berlanjut hingga saat ini. Seluruh sampah yang terkumpul kemudian diangkut dan dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Proses pembersihan yang memakan waktu cukup lama ini bertujuan untuk mengembalikan kebersihan lingkungan di ketiga kelurahan tersebut ke kondisi normal. Dwi Firmansyah menjelaskan bahwa banyaknya perabotan rumah tangga yang terendam banjir dan rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi, menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap volume sampah yang sangat besar. Selain itu, endapan lumpur dan material lainnya yang terbawa arus banjir juga turut menambah jumlah sampah yang harus diangkut. Operasi pembersihan ini tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, namun juga melibatkan armada pengangkutan yang cukup besar. Menurut Dwi Firmansyah, sebanyak enam unit tronton, 54 unit typer besar, dan 10 unit typer kecil dikerahkan untuk menunjang kelancaran proses pengangkutan sampah dari lokasi banjir.

Dwi Firmansyah menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan pembersihan sampah pascabanjir ini secepat mungkin. Meskipun telah berupaya maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, upaya optimal terus dilakukan agar proses pembersihan dapat diselesaikan secara tuntas. Keberhasilan dalam membersihkan volume sampah sebesar 1.480 meter kubik ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras petugas kebersihan dalam memulihkan lingkungan pascabencana. Kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di masa mendatang, termasuk upaya mitigasi dan manajemen sampah pascabanjir agar dampaknya dapat diminimalisir.

Rincian Armada yang Dikerahkan:

  • 6 Unit Tronton
  • 54 Unit Typer Besar
  • 10 Unit Typer Kecil