Uji Coba Mendalam: Mengupas Performa dan Fitur Haval Jolion Ultra HEV
Uji Coba Mendalam: Mengupas Performa dan Fitur Haval Jolion Ultra HEV
Haval Jolion Ultra HEV, SUV hybrid pendatang baru di segmen menengah, menawarkan paket fitur dan performa yang menarik untuk diperhitungkan. Setelah sebelumnya melakukan pengujian akselerasi dan konsumsi bahan bakar, kali ini tinjauan difokuskan pada pengalaman berkendara secara menyeluruh, mulai dari kenyamanan kabin hingga performa mesin di berbagai kondisi jalan.
Dari segi interior, Haval Jolion Ultra HEV memberikan kesan yang cukup ergonomis. Jok semi-bucket menawarkan dukungan tubuh yang baik tanpa mengorbankan ruang gerak pengemudi. Kenyamanan mengemudi ditingkatkan dengan setir yang nyaman digenggam, meskipun pengaturan hanya terbatas pada penyesuaian tilt (naik-turun) dan belum dilengkapi pengaturan teleskopik (maju-mundur). Namun demikian, posisi mengemudi tetap terasa nyaman dan memudahkan pengendalian kendaraan.
Pengalaman berkendara diwarnai dengan tiga mode berkendara: Light, Comfort, dan Sport. Mode Light memberikan akselerasi dan respon setir yang ringan, ideal untuk berkendara santai di perkotaan. Mode Comfort menawarkan keseimbangan yang baik antara kenyamanan dan performa, menjadi pilihan yang tepat untuk penggunaan sehari-hari. Sementara itu, mode Sport memberikan peningkatan signifikan pada akselerasi dan respon mesin, disertai dengan sedikit penambahan bobot pada setir, cocok untuk kondisi jalan yang membutuhkan performa lebih.
Dalam uji coba di perkotaan, mode Comfort terbukti menjadi pilihan yang efisien dan nyaman. Konsumsi bahan bakar tetap terjaga, akselerasi responsif, dan kenyamanan berkendara terjamin. Suspensi, meskipun tergolong sedikit kaku, masih mampu meredam guncangan dengan baik pada jalan rata, memberikan pengalaman berkendara yang nyaman. Namun, pada jalan yang tidak rata, kekakuan suspensi ini mungkin terasa sedikit mengganggu.
Sistem pengereman membutuhkan sedikit penyesuaian bagi pengemudi baru. Respon rem yang sensitif mengharuskan adaptasi untuk menghindari pengereman mendadak. Hal ini perlu dipertimbangkan, mengingat handling mobil yang responsif. Sebagai catatan positif, transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission) menunjukkan kinerja yang halus dan cepat dalam perpindahan gigi, tanpa hentakan yang terasa antara mode R dan D. Hal ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih mulus dan nyaman.
Haval Jolion Ultra HEV ditenagai oleh mesin 1.5L yang dipadukan dengan transmisi DHT, menghasilkan tenaga 187 Tk dan torsi 375 Nm. Kombinasi ini mampu memberikan performa yang memadai untuk berbagai kondisi jalan. Secara keseluruhan, Haval Jolion Ultra HEV menawarkan perpaduan yang menarik antara fitur, kenyamanan, dan performa, meskipun beberapa aspek masih perlu penyesuaian bagi sebagian pengemudi.
Kelebihan: * Kenyamanan kabin yang baik * Performa mesin yang responsif * Transmisi yang halus * Fitur ADAS
Kekurangan: * Suspensi sedikit kaku * Sistem pengereman sensitif * Setir hanya pengaturan tilt