Pencurian Sepeda Motor Modus Jemaah di Masjid Deli Serdang: Pelaku Berhasil Direkam CCTV
Pencurian Sepeda Motor Modus Jemaah di Masjid Deli Serdang: Pelaku Berhasil Direkam CCTV
Kejadian pencurian sepeda motor yang terjadi di Masjid Assholihin, Jalan Beringin, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis malam (13/3/2025) sekitar pukul 20.17 WIB, menggemparkan jemaah dan warga sekitar. Modus yang digunakan pelaku tergolong licik; menyamar sebagai jemaah yang tengah menjalankan ibadah shalat Tarawih. Aksi pelaku terekam dengan jelas oleh kamera CCTV masjid, memperlihatkan kronologi pencurian yang terencana dengan rapi.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku, seorang pria, dengan lihai menyaru di antara jemaah. Ia terlihat mengenakan peci dan berpura-pura menelepon di dekat toilet masjid, sebelum kemudian dengan tenang menghampiri sepeda motor milik ustaz yang tengah mengisi ceramah Tarawih. Tanpa menimbulkan kecurigaan, pelaku dengan cepat membobol kunci kontak dan membawa kabur sepeda motor tersebut. Kejadian ini baru diketahui oleh korban, sang ustaz, saat hendak pulang dan dijemput oleh temannya.
Ketua BKM Masjid Assholihin, Raja Martua Harahap, dalam wawancara pada Sabtu (15/3/2025), mengungkapkan bahwa masjid saat itu cukup ramai dipenuhi jemaah yang menjalankan shalat Tarawih 23 rakaat. Ramai nya jemaah dan durasi shalat yang cukup panjang diduga menjadi faktor yang dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Para jemaah tidak menyadari adanya pencurian yang terjadi hingga korban menyadari hilangnya sepeda motornya.
"Jemaah tak ada yang curiga. Karena di sini ada shalat tarawih 23 rakaat. Jadi, mungkin jemaah pikir pelaku ini hanya shalat Isya saja atau tidak mengikuti tarawih sampai selesai," jelas Raja Harahap. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak mengenal sosok pelaku yang tertangkap kamera CCTV.
Pihak kepolisian, khususnya Kanit Reskrim Polsek Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, telah menerima laporan resmi dari korban. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Iptu Parulian menyatakan bahwa timnya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk segera menangkap pelaku. Lebih lanjut, Iptu Parulian menyampaikan bahwa modus pencurian dengan menyamar sebagai jemaah ini bukanlah kasus yang pertama kali terjadi, mengindikasikan perlunya kewaspadaan yang lebih tinggi dari pihak masjid dan jemaah.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama di tempat-tempat ibadah yang ramai. Semoga pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Langkah-langkah preventif seperti peningkatan pengamanan di area parkir masjid juga perlu dipertimbangkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Informasi lebih lanjut akan terus dipantau dan diupdate.
Kronologi Pencurian Berdasarkan Rekaman CCTV:
- Pelaku masuk masjid dan menyamar sebagai jemaah.
- Pelaku berpura-pura menelepon di dekat toilet masjid.
- Pelaku mendekati sepeda motor korban yang terparkir.
- Pelaku membobol kunci kontak dan membawa kabur sepeda motor.
- Pelaku meninggalkan lokasi masjid tanpa menimbulkan kecurigaan.