Truk Terguling di Lamongan Sebabkan Tujuh Perjalanan Kereta Api di Daop 8 Surabaya Terlambat
Truk Terguling Sebabkan Tujuh Kereta Api di Daop 8 Surabaya Terlambat
Kecelakaan truk yang terguling di perlintasan kereta api di wilayah Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari (14/3/2025) pukul 02.15 WIB, mengakibatkan tujuh perjalanan kereta api di Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengalami keterlambatan. Insiden yang terjadi di jalur antara Stasiun Surabayan dan Stasiun Lamongan tepatnya di JPL 317, KM 187+112 ini memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya untuk menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta demi keselamatan penumpang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak keterlambatan ini. Ia menjelaskan bahwa keputusan penghentian sementara perjalanan kereta diambil sebagai tindakan preventif untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Pihak KAI Daop 8 Surabaya menilai perlintasan tersebut tidak memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Berikut daftar kereta api yang mengalami keterlambatan:
- KA 238F Sancaka Utara (Cilacap-Surabaya Pasarturi): Terlambat 44 menit.
- KA 2524 Massao Cargo (angkutan barang): Terlambat 34 menit.
- KA 2529 Kalmas (angkutan barang): Terlambat 107 menit.
- KA 42 Sembrani (Gambir-Surabaya Pasarturi): Terlambat 62 menit.
- KA 4 Argo Bromo Anggrek (Gambir-Surabaya Pasarturi): Terlambat 35 menit.
- KA 448 Commuterline Arjonegoro (Bojonegoro-Surabaya Pasarturi): Terlambat 51 menit.
- KA 461 Commuterline Jenggala (Lamongan-Surabaya Pasarturi): Terlambat 31 menit.
Luqman Arif menambahkan, tim KAI Daop 8 Surabaya langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi truk dan memastikan jalur kereta api kembali beroperasi normal. Proses evakuasi dan perbaikan jalur membutuhkan waktu sehingga berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api. Pihak KAI Daop 8 Surabaya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelidiki penyebab kecelakaan dan mengevaluasi keselamatan perlintasan kereta api di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api bagi seluruh penumpang.
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya peningkatan keamanan dan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api di seluruh Indonesia. Perbaikan infrastruktur dan penegakan aturan lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api menjadi hal krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan serupa yang dapat mengganggu operasional kereta api dan mengancam keselamatan pengguna jalan raya dan penumpang kereta api. KAI Daop 8 Surabaya berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api.