Masjid Al-Khalid Kediri: Ngabuburit Bermakna dengan Selawat dan Takjil Gratis
Masjid Al-Khalid Kediri: Ngabuburit Bermakna dengan Selawat dan Takjil Gratis
Ramadan 1446 H di Kota Kediri diwarnai dengan inisiatif unik dari pengurus Masjid Al-Khalid. Berbeda dari ngabuburit konvensional, masjid yang terletak di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri ini mengajak warga untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan lantunan selawat dan iringan hadrah. Inisiatif ini tidak hanya menghibur, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kegiatan ngabuburit berselawat ini diselenggarakan dua kali seminggu, yaitu pada hari Sabtu yang diperuntukkan bagi remaja masjid dan hari Minggu untuk para takmir. Keahlian para pemain hadrah, mulai dari remaja hingga pengurus masjid, patut diacungi jempol. Kombinasi tabuhan rebana yang merdu, olah vokal yang memukau, dan iringan keyboard menciptakan harmoni yang menenangkan dan menggugah hati. Imam Budi Santoso, salah satu pengasuh rebana selawat Masjid Al-Khalid, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak warga dan pengguna jalan untuk turut serta berselawat sambil menunggu waktu berbuka puasa. "Ngabuburit berselawat ini menjadi cara kami untuk mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat," ujar Imam Budi.
Lebih dari sekadar lantunan selawat, kegiatan ini juga berhasil menarik perhatian pengguna jalan yang melintas. Ketua Takmir Masjid Al-Khalid, Slamet, mengungkapkan bahwa penampilan kelompok hadrah seringkali membuat pengendara berhenti sejenak untuk menyaksikan, bahkan mengabadikan momen tersebut. "Selain meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, kegiatan ini juga menjadi alternatif yang lebih bermanfaat daripada sekadar berkumpul tanpa tujuan," jelas Slamet. Strategi menempatkan penampilan di depan masjid juga terbukti efektif dalam menarik minat masyarakat untuk mampir dan berpartisipasi.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Masjid Al-Khalid juga menyediakan takjil dan menu buka puasa gratis bagi para jemaah dan siapa saja yang membutuhkan. Setiap harinya, tersedia sekitar 100 hingga 200 paket takjil, terutama ditujukan untuk para musafir yang mungkin masih dalam perjalanan saat waktu Magrib tiba. Para musafir tersebut diundang untuk berbuka puasa bersama dan menunaikan salat berjemaah di masjid. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Masjid Al-Khalid dalam memberikan layanan dan manfaat bagi masyarakat luas selama bulan Ramadan.
Dengan demikian, kegiatan ngabuburit berselawat di Masjid Al-Khalid tidak hanya menjadi hiburan semata, melainkan juga menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan, dan berbagi kebaikan kepada sesama. Inisiatif ini patut diapresiasi sebagai contoh kegiatan positif yang dapat ditiru oleh masjid-masjid lain dalam memeriahkan bulan suci Ramadan.