Tragedi di Sungai Air Biak: Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Kangkung

Tragedi di Sungai Air Biak: Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Kangkung

Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Fogi, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, Maluku. Tarti Kolengsusu (45), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas diterkam buaya pada Rabu (12/3/2025) sore saat sedang mencari kangkung di tepi Sungai Air Biak. Kejadian ini mengguncang warga sekitar dan menyoroti bahaya laten yang mengintai di sekitar perairan desa tersebut.

Menurut keterangan Kepala Polres Buru Selatan, AKBP M Agung Gumilar, korban tengah mencari kangkung bersama beberapa saudara di tepi sungai. Setelah kurang lebih satu jam beraktivitas, korban memutuskan untuk menyeberangi sungai guna mendapatkan kangkung di seberang. Naas, saat berada di tengah sungai, teriakan minta tolong korban memecah kesunyian sore hari.

Salah seorang kerabat korban, Wati Titawael, segera berupaya memberikan pertolongan. Namun, upaya penyelamatan tersebut gagal karena kondisi sungai yang kemungkinan cukup deras. Seorang warga yang turut berupaya menolong korban juga mundur setelah merasakan ada hambatan kuat yang diduga merupakan buaya. Ia merasa ketakutan dan memilih menyelamatkan diri.

Setelah berhasil mencapai tepi sungai, para kerabat korban menyaksikan pemandangan yang mengerikan. Seekor buaya terlihat telah memangsa korban di tengah sungai. La Santo Kelangsusu, kerabat korban lainnya, segera memberitahukan kejadian tersebut kepada warga desa. Tim pencarian pun dibentuk dan segera melakukan pencarian di sepanjang Sungai Air Biak.

Setelah upaya pencarian selama dua jam, jasad korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban ditemukan dengan luka gigitan buaya yang parah di sekujur tubuhnya. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk disemayamkan. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Fogi, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya satwa liar di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Polisi saat ini tengah melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian secara detail dan menindaklanjuti peristiwa ini agar dapat mencegah insiden serupa di masa mendatang. Kejadian ini juga diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat sekitar akan pentingnya selalu waspada saat beraktivitas di dekat sungai atau perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya.

Kronologi Kejadian:

  1. Korban mencari kangkung bersama saudara di tepi Sungai Air Biak.
  2. Korban menyeberangi sungai untuk mencari kangkung di seberang.
  3. Korban berteriak minta tolong karena hampir tenggelam.
  4. Upaya penyelamatan oleh kerabat dan warga gagal.
  5. Buaya terlihat telah memangsa korban.
  6. Warga melakukan pencarian dan menemukan jasad korban setelah dua jam.
  7. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka gigitan buaya.