Dishub DKI Jakarta Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Lebaran 2025
Dishub DKI Jakarta Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Lebaran 2025
Menjelang Lebaran 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi potensi kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik rawan di ibu kota. Salah satu fokus utama adalah penertiban parkir liar, khususnya di pusat-pusat keramaian seperti Tanah Abang, Thamrin City, dan pusat perbelanjaan lainnya. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa operasi penertiban ini merupakan langkah proaktif untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan liburan Lebaran.
"Operasi ini difokuskan pada lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan tinggi, terutama area pusat perbelanjaan yang biasanya mengalami peningkatan signifikan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran," ujar Syafrin dalam keterangan pers di Balai Kota Jakarta, Kamis (13/3/2025). Penertiban parkir liar ini, lanjut Syafrin, telah dimulai sejak Rabu (12/3/2025) sebagai bagian dari Operasi Lintas Jaya 2025. Operasi ini melibatkan sumber daya manusia dan peralatan yang signifikan, antara lain 2.800 personel yang tersebar di lima wilayah kota administratif Jakarta, 180 unit derek, dan sekitar 200 unit mobil patroli (termasuk sedan dan double cabin), serta dukungan armada roda dua untuk mobilitas petugas lapangan yang lebih cepat dan efisien.
Selain penertiban parkir liar, Operasi Lintas Jaya 2025 juga menyasar kelaikan jalan kendaraan, khususnya angkutan umum dan barang. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat disebabkan oleh kendaraan yang tidak memenuhi standar teknis dan keselamatan. "Kendaraan yang tidak laik jalan, selain mengganggu kelancaran lalu lintas juga berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, penertiban ini merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan pengguna jalan," tegas Syafrin. Dishub DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan penertiban secara ketat, guna menindak tegas setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.
Setelah Lebaran, fokus penertiban parkir liar akan dialihkan ke kawasan wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di destinasi wisata. Strategi ini menunjukan komitmen Dishub DKI Jakarta dalam menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Jakarta, baik sebelum, selama, maupun setelah periode Lebaran 2025. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat selama merayakan Idul Fitri.
Langkah-langkah Strategis yang Dilakukan:
- Penertiban parkir liar di pusat-pusat keramaian seperti Tanah Abang dan Thamrin City.
- Penggunaan 2.800 personel dalam Operasi Lintas Jaya 2025.
- Pengerahan 180 unit derek dan sekitar 200 unit mobil patroli.
- Pengawasan kelaikan jalan kendaraan, terutama angkutan umum dan barang.
- Penertiban parkir liar di kawasan wisata pasca-Lebaran.