Banjir Bandang di Pengadegan, Jakarta Selatan: Ratusan Sentimeter Air Menggenangi Tiga RT

Banjir Bandang di Pengadegan, Jakarta Selatan: Ratusan Sentimeter Air Menggenangi Tiga RT

Hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Selasa (4/3/2025) mengakibatkan banjir bandang di kawasan Pengadegan, Kecamatan Pancoran. Tiga Rukun Tetangga (RT) terdampak signifikan, yakni RT 11 RW 01, RT 08 RW 01, dan RT 08 RW 02, dengan ketinggian air mencapai 250 sentimeter di titik terparah. Kondisi ini memaksa ratusan warga untuk mengungsi dan menyelamatkan harta benda mereka.

Menurut pengamatan di lapangan dan keterangan warga, Endy (50), wilayah RT 11 RW 01 mengalami dampak terburuk karena letaknya yang berdekatan dengan bantaran Kali Ciliwung. Air berwarna cokelat keruh dari sungai meluap dengan cepat, menggenangi jalanan dan rumah-rumah warga. Kenaikan debit air yang signifikan terjadi secara bertahap, dimulai dari 30 sentimeter pada pagi hari dan terus meningkat hingga mencapai ketinggian antara 60 hingga 250 sentimeter pada sore hari. Salah seorang warga lainnya, Anan (40), menyatakan bahwa banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya. "Dari jam enam pagi baru 30 sentimeter, cuma airnya cepat naik. Lebih gede hari ini, kalau ini sampai ke jalan," ucapnya menggambarkan keparahan situasi.

Proses evakuasi barang-barang berharga dilakukan secara darurat oleh warga. Televisi, mesin cuci, kulkas, kasur, dan pakaian menjadi beberapa barang yang diprioritaskan untuk diselamatkan. Sebagian besar warga mengevakuasi barang-barang mereka dengan menggunakan sepeda motor, sementara lainnya terpaksa membopong barang-barang tersebut dengan berjalan kaki menuju lokasi pengungsian sementara yang berada sekitar 200 meter dari area terdampak banjir di Kecamatan Pancoran. Kecepatan kenaikan air yang drastis menyebabkan warga hanya memiliki waktu yang terbatas untuk menyelamatkan diri dan harta bendanya.

Situasi ini menuntut respon cepat dari pemerintah daerah untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga terdampak. Perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan antisipasi banjir di wilayah tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di daerah-daerah yang rawan banjir. Penanganan pasca-banjir juga menjadi hal krusial yang perlu diperhatikan untuk membantu warga terdampak kembali pulih.

Beberapa barang yang dievakuasi warga:

  • Televisi
  • Mesin cuci
  • Kulkas
  • Kasur
  • Pakaian