Gelombang Revitalisasi Siskamling: Upaya Pemda Tingkatkan Keamanan dan Solidaritas Masyarakat

Gelombang Revitalisasi Siskamling: Upaya Pemda Tingkatkan Keamanan dan Solidaritas Masyarakat

Sejumlah pemerintah daerah di berbagai penjuru Indonesia tengah menggencarkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai respons terhadap dinamika sosial dan kebutuhan peningkatan keamanan di tingkat lokal. Inisiatif ini tidak hanya dipandang sebagai upaya preventif terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan gotong royong antar warga.

Depok Giatkan Kembali Siskamling di Ratusan RW

Wali Kota Depok, Supian Suri, menginstruksikan jajarannya untuk mengaktifkan kembali Siskamling secara masif di seluruh 928 RW yang ada di wilayahnya. Menurutnya, meskipun beberapa pos ronda di tingkat kelurahan masih beroperasi, cakupannya belum merata. Supian menekankan pentingnya penerbitan instruksi atau surat edaran khusus untuk pengaktifan kembali Siskamling, sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Ia juga meminta camat untuk mendata pos ronda yang aktif dan tidak aktif, dengan memberikan apresiasi kepada yang aktif dan mendorong yang belum aktif untuk kembali beroperasi. Supian menegaskan bahwa Siskamling bukan hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, yang turut hadir di Depok, menyampaikan bahwa revitalisasi Siskamling menjadi perhatian serius dari Presiden RI dan Mendagri. Ia mengingatkan pentingnya penerapan aturan wajib lapor tamu 1x24 jam serta keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga tingkat RT/RW untuk menciptakan suasana kondusif.

Bekasi Hidupkan Ronda Malam

Di Kota Bekasi, instruksi serupa juga digaungkan. Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya Siskamling untuk menjaga stabilitas situasi pasca-unjuk rasa. Ia mengharapkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, terutama Forum RW dan para RT/RW, yang dikomandoi oleh para camat dan lurah, untuk terus waspada dan menghidupkan kembali Siskamling. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bahkan berencana menyalurkan handy talky (HT) bagi penjaga pos ronda agar koordinasi dapat berjalan lebih efektif.

Bandung Tinjau Langsung Pos Ronda

Sementara itu, di Bandung, Wakil Mendagri Bima Arya bersama Wali Kota Muhammad Farhan meninjau langsung pos ronda di Kecamatan Gedebage. Bima Arya menegaskan bahwa arahan Presiden sangat jelas agar seluruh kepala daerah turun langsung ke wilayah untuk mengaktifkan Siskamling. Tujuannya adalah untuk memperkuat kebersamaan, soliditas, dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Arahan Nasional dan Optimalisasi Satlinmas

Upaya aktivasi ulang Siskamling sejalan dengan dua Surat Edaran (SE) Mendagri yang menekankan optimalisasi peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) serta antisipasi potensi dampak aksi massa. Bima Arya bahkan membuka peluang untuk menjadikan Siskamling sebagai kegiatan permanen. Ia mencontohkan masa-masa '80-an dan '90-an di mana Siskamling dilakukan setiap hari. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak memberikan insentif khusus untuk kegiatan ini. Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mengeluarkan biaya berlebihan dan memanfaatkan sumber daya yang sudah ada.

Inisiatif revitalisasi Siskamling ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memupuk kembali nilai-nilai gotong royong dan solidaritas yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

  • Siskamling di Depok
  • Instruksi Wali Kota Supian Suri
  • Peran Forkopimda
  • Siskamling di Bekasi
  • Dukungan Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe
  • Peninjauan Pos Ronda di Bandung
  • Arahan Wakil Mendagri Bima Arya
  • Optimalisasi Satlinmas
  • Pentingnya Gotong Royong