KTT Belt and Road ke-10: Hong Kong Memperkuat Jembatan Investasi dan Kemitraan Strategis dengan ASEAN
Hong Kong Perkokoh Posisi Strategis dalam Inisiatif Belt and Road
Hong Kong menjadi tuan rumah bagi KTT Belt and Road ke-10 yang dibuka secara resmi pada hari Selasa, 9 September 2025. Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) bersama dengan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengorganisir acara ini sebagai platform untuk mempromosikan kolaborasi global dan mendorong pertumbuhan ekonomi lintas batas.
Professor Frederick Ma, Chairman HKTDC, menekankan peran penting forum ini selama satu dekade terakhir dalam mempertemukan para pemimpin pemerintahan dan pelaku bisnis dari berbagai penjuru dunia. KTT ini telah menjadi katalisator bagi terciptanya kemitraan strategis, peluncuran proyek-proyek berdampak besar, dan penguatan hubungan antar negara. Dalam sambutannya, Professor Ma menyoroti kebutuhan mendesak untuk membangun kemitraan yang kokoh guna menghadapi tantangan global dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua pihak.
Tema KTT tahun ini, "Bekerja Sama untuk Perubahan, Membentuk Masa Depan Bersama," menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam membangun ekonomi yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Hong Kong, dengan posisinya yang strategis sebagai pusat penghubung internasional, memiliki peran sentral dalam memfasilitasi kolaborasi ini. Potensi besar yang ada di pasar ASEAN, Timur Tengah, dan Afrika menjadi fokus utama dalam diskusi-diskusi yang berlangsung selama KTT.
Sesi dan Diskusi Mendalam
Selain sesi pleno, KTT ini juga menyelenggarakan Investment Project Presentations, yang memberikan kesempatan bagi investor untuk bertemu dengan pengembang proyek konkret di berbagai sektor. Fokus utama mencakup:
- Energi dan sumber daya
- Pembangunan perkotaan
- Transportasi dan logistik
- Inovasi dan teknologi
Para ahli terkemuka juga berbagi wawasan mengenai isu-isu penting seperti pembangunan hijau, konektivitas pasar modal, dan mitigasi risiko. Melalui serangkaian diskusi ini, forum ini bertujuan untuk membuka pintu bagi kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
Patrick Lau, Wakil Direktur Eksekutif HKTDC, menekankan bahwa KTT ini terus menjadi jembatan penting bagi kerja sama internasional, membuka akses ke pasar baru, memperdalam kolaborasi, dan mewujudkan kemitraan dalam kerangka inisiatif Belt and Road. Sejak pertama kali diadakan pada tahun 2016, KTT Belt and Road telah berkembang menjadi salah satu platform kerja sama internasional yang paling berpengaruh.
Dalam sembilan edisi sebelumnya, forum ini telah menghadirkan lebih dari 700 pembicara dari 30 negara dan wilayah, melibatkan lebih dari 660 peserta pameran, dan menarik lebih dari 45.000 peserta dari 120 negara. KTT ini juga telah memfasilitasi sekitar 5.400 pertemuan bisnis dan mendukung lebih dari 2.000 proyek, termasuk kesepakatan di bidang infrastruktur, keuangan, teknologi, dan pengembangan hijau. Dengan semangat kolaborasi, para peserta KTT berkomitmen untuk bekerja sama demi menciptakan masa depan yang lebih hijau dan sejahtera bagi semua.