Evaluasi Rute Penerbangan Kertajati, Wings Air Tertunda Terbang ke Bandung
Wings Air Belum Kantongi Izin Terbang ke Bandung
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dikabarkan masih melakukan evaluasi terhadap penataan rute penerbangan, khususnya yang berkaitan dengan Bandara Kertajati (KJT) di Majalengka. Hal ini berdampak pada belum dapat diprosesnya permohonan izin terbang PT Wings Abadi (Wings Air) untuk melayani rute dari dan ke Bandara Husein Sastranegara (BDO), Bandung.
Informasi ini terungkap dari surat internal Kemenhub yang beredar. Pihak Bandara Husein Sastranegara sendiri memberikan tanggapan terkait surat tersebut. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Husein Sastranegara, R. Indra Crisna Seputra, menjelaskan bahwa surat tersebut bersifat internal dan ditujukan langsung kepada Wings Air, bukan kepada pihak bandara maupun pemerintah daerah.
"Surat itu kan klasifikasinya terbatas. Hanya ditujukannya kepada Wing Air, bukan kepada siapa-siapa," ujar Indra.
Indra menambahkan bahwa pihaknya belum menerima informasi resmi terkait penolakan atau persetujuan rute penerbangan Wings Air ke Bandung. Evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat ini, menurutnya, berkaitan erat dengan upaya optimalisasi Bandara Kertajati sebagai salah satu hub penerbangan di Jawa Barat.
Pilot Wings Air Alihkan Penerbangan Akibat Cuaca Buruk di Gorontalo
Di sisi lain, maskapai Lion Air Group baru-baru ini menginformasikan terkait pengalihan pendaratan (divert) pesawat Wings Air rute tertentu. Pesawat yang dijadwalkan mendarat di Bandar Udara Djalaludin, Gorontalo, terpaksa dialihkan ke Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, akibat kondisi cuaca buruk.
Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, jarak pandang di Bandara Djalaludin hanya 1 kilometer, yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan. Sebelum keputusan pengalihan, pilot sempat melakukan holding atau terbang berputar di area udara tertentu untuk menunggu cuaca membaik.
"Keputusan pilot untuk divert ke Manado merupakan langkah tepat dan sesuai dengan prosedur standar operasional (Standard Operating Procedure/SOP) demi mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh penumpang, awak pesawat, serta operasional penerbangan," kata Danang.
Lion Air telah menginformasikan perubahan operasional ini kepada seluruh penumpang. Setelah cuaca di Gorontalo membaik, penerbangan dari Manado menuju Gorontalo kemudian dilaksanakan dan pesawat tiba dengan selamat pada pukul 17.30 WITA.
Berikut adalah beberapa artikel terpopuler lainnya yang mungkin menarik untuk Anda:
- Hotel Mangkrak 70 Tahun Jadi Spot Liburan Mewah di 2026
- Wamen Haji Dahnil Anzar dan Style Uniknya, Serasa Traveling ke Era Stovia
- Kembalinya Samudra yang Hilang, Ini Lautan Keempat Terbesar Dunia
- Penumpang Mesum Foto Bawah Rok Pramugari, Berujung Ditangkap Polisi
- Pilot Depresi yang Ingin Matikan Mesin Pesawat Dinyatakan Bersalah!
- Dari Mana Naik Kereta Bendera Soekarno Hatta?
- Turis China & Malaysia Anjlok, Pariwisata Thailand Terpukul
- Akhiri Polemik Bandung Zoo, Pemkot Bandung Mau Gandeng Ragunan & KB