Proyeksi Pasar Saham: IHSG Diprediksi Mengalami Koreksi, Sentimen Global dan Rekomendasi Saham Jadi Sorotan

Prediksi Pergerakan IHSG: Analisis dan Rekomendasi Saham Terbaru

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Proyeksi ini muncul setelah penutupan perdagangan sebelumnya di mana IHSG terkoreksi signifikan, ditutup pada level 7.628, atau turun 1,78 persen (138,24 poin).

Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas, menyoroti potensi dampak kebijakan ekonomi global terhadap pasar saham domestik. Salah satunya adalah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan kemungkinan penerapan tarif baru yang lebih tinggi terhadap India dan China. Langkah ini diyakini terkait dengan tensi geopolitik yang melibatkan Rusia dan Ukraina, di mana Uni Eropa berencana untuk menekan Rusia agar mengakhiri konflik.

"Secara teknikal, kami melihat potensi pelemahan terbatas pada IHSG, dengan level support dan resistance berada di kisaran 7.600-7.900," ujar Maximilianus.

Sementara itu, Fanny Suherman, analis sekaligus Head of Retail Research BNI Sekuritas, mencatat bahwa penurunan IHSG kemarin disertai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai Rp 4,32 triliun. Saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing meliputi BBCA, BMRI, BBRI, BBNI, dan ANTM.

Fanny memprediksi IHSG berpotensi mengalami rebound terbatas ke level 7.650-7.700 pada hari ini. Meskipun demikian, ia mengingatkan investor untuk berhati-hati, mengingat IHSG masih rentan terhadap koreksi selama belum mampu menembus level 7.700. Level support diperkirakan berada di 7.500-7.580, sementara resistance di 7.650-7.700.

Rekomendasi Saham dari Beberapa Sekuritas:

Berikut adalah beberapa rekomendasi teknikal saham dari sejumlah perusahaan sekuritas:

1. Pilarmas Investindo Sekuritas

  • SSIA: Harga terakhir 2.140, support 1.900, resistance 2.330, target 2.310
  • INET: Harga terakhir 214, support 200, resistance 254, target 240
  • ENRG: Harga terakhir 605, support 570, resistance 640, target 630

2. BNI Sekuritas

  • MEDC: Speculative buy, area beli 1.200-1.220, cutloss di bawah 1.119, target dekat 1.250-1.280
  • ENRG: Speculative buy, area beli 590-600, cutloss di bawah 580, target dekat 615-640
  • CDIA: Speculative buy, area beli 1.300-1.320, cutloss di bawah 1.290, target dekat 1.370-1.400
  • EMTK: Speculative buy, area beli 1.210-1.240, cutloss di bawah 1.200, target dekat 1.270-1.330

3. MNC Sekuritas

  • AMRT: Buy on weakness 1.925-2.040, stoploss di bawah 1.880, target 2.200-2.280
  • BBCA: Buy on weakness 7.050-7.450, stoploss di bawah 7.000, target 7.700-8.100
  • MEDC: Buy on weakness 1.165-1.200, stoploss di bawah 1.100, target 1.270-1.330
  • NCKL: Buy on weakness 1.085-1.120, stoploss di bawah 1.070, target 1.175-1.250