Novita Angie Ungkap Momen Haru Ungkap Status Adopsi kepada Sang Putra
Presenter Novita Angie membuka kisah pribadinya tentang bagaimana ia menjelaskan status adopsi kepada putra sulungnya, Jeremy Cornelius. Pengakuan ini menjadi sorotan karena tidak banyak yang mengetahui bahwa Jeremy bukanlah anak kandung dari Novita Angie dan suaminya, Sapto Haryo Rajasa.
Keputusan untuk mengadopsi Jeremy diambil setelah Novita Angie didiagnosis dengan kondisi medis yang membuatnya sulit untuk memiliki anak secara alami. Momen penting ini terjadi ketika Jeremy masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Novita Angie mengenang saat-saat krusial ketika ia dan suami memutuskan untuk berbicara jujur kepada Jeremy tentang asal-usulnya.
"Waktu itu Jeremy kelas 5 SD, aku berpikir keras bagaimana cara menyampaikan informasi ini dengan cara yang mudah dimengerti olehnya," kenang Novita Angie saat ditemui di sebuah acara di Jakarta Selatan. Akhirnya, mereka memilih momen liburan keluarga untuk membuka percakapan yang sensitif ini. Novita Angie merasa penting untuk mengungkapkan kebenaran ini langsung dari dirinya dan suami, sebelum Jeremy mendengar dari sumber lain.
"Aku tidak ingin dia mendengar dari orang lain bahwa dia adalah anak adopsi. Aku ingin dia mendengar langsung dari kami, bukan dari media atau sumber lainnya," tegasnya. Novita Angie menceritakan bagaimana ia duduk berdua dengan Jeremy dan memulai percakapan tentang anak-anak yang tidak lahir dari rahim ibu mereka. Jeremy, yang saat itu masih kecil, mengajukan banyak pertanyaan dan menunjukkan kebingungan ketika Novita Angie mengatakan bahwa ia bukanlah ibu yang melahirkannya.
Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, Novita Angie menjelaskan kepada Jeremy bahwa ia didiagnosis tidak bisa memiliki anak secara alami, dan jika ingin memiliki anak, ia harus melalui proses bayi tabung. "Aku bilang padanya, 'Mami divonis tidak bisa punya anak, kalaupun mau harus bayi tabung, karena Mami sakit.' Sederhana seperti itu," ujarnya. Jeremy terdiam sejenak, tampak berusaha mencerna informasi tersebut. Novita Angie menyadari bahwa putranya sedang memproses informasi penting ini.
Meskipun Jeremy tampak tenang saat itu, Novita Angie menyadari bahwa putranya sedang memikirkan perkataannya. "Setelah itu, dia menonton TV tapi tatapannya kosong. Aku bisa merasakan pikirannya sedang tidak fokus," ungkapnya. Keesokan harinya, Jeremy tidak menunjukkan tanda-tanda kegelisahan. Ia tetap menikmati liburannya seperti biasa. Namun, beberapa waktu kemudian, Jeremy mulai bertanya kepada ayahnya tentang siapa yang melahirkannya. Ia perlahan mengumpulkan informasi tentang keluarga kandungnya.
Novita Angie dan Sapto Haryo Rajasa tidak pernah berusaha untuk menghilangkan hubungan Jeremy dengan keluarga kandungnya. Mereka justru membuka pintu bagi keluarga kandung Jeremy untuk datang berkunjung. "Kami tidak ingin menghilangkan keluarganya. Mereka bertemu, meskipun tidak sering," jelas Novita Angie.
Kisah Novita Angie ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam keluarga, terutama dalam hal adopsi. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat menerima kenyataan tentang asal-usul mereka dan tetap merasa dicintai dan dihargai.