Ahmad Dhani Meradang, Putra Bungsunya Jadi Sasaran Perundungan di Media Sosial

Ahmad Dhani, musisi sekaligus tokoh publik, menunjukkan kekesalannya terhadap tindakan perundungan yang menimpa putra bungsunya, SF, di media sosial. Dhani mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi psikolog Lita Gading terkait laporan perundungan tersebut, namun belum mendapatkan respons.

Kemarahan atas kejadian ini juga dirasakan oleh Al Ghazali, kakak dari SF. Al bahkan sempat berkeinginan untuk melaporkan langsung akun-akun yang dianggap bertanggung jawab atas perundungan tersebut. Akan tetapi, berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, laporan harus diajukan oleh orang tua kandung, sehingga Ahmad Dhani akhirnya turun tangan. Pengalaman serupa pernah terjadi sebelumnya ketika Al ingin melaporkan sebuah akun dari Banda Aceh, namun tidak dapat diproses karena bukan diajukan oleh orang tua.

Dhani tidak meyakini bahwa akun-akun yang membuat konten perundungan tersebut adalah penggemar dari mantan istrinya, Maia Estianty. Menurutnya, akun-akun tersebut cenderung membahas berbagai macam topik dan isu. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan motif di balik akun-akun tersebut.

Dhani juga menegaskan bahwa ia tidak pernah melarang anak-anaknya untuk menggunakan media sosial. Ia hanya berpesan agar mereka tidak terlalu terpengaruh oleh komentar-komentar negatif dari netizen. Dhani berpendapat bahwa komentar-komentar pedas biasanya berasal dari orang-orang yang kurang teredukasi. Ia meyakini bahwa orang yang berpendidikan tinggi akan memiliki cara berpikir yang lebih sehat dan bijaksana dalam berinteraksi di media sosial.

Dhani juga menambahkan bahwa menggunakan media sosial adalah hak setiap individu. Namun, ia mengingatkan agar anak-anaknya tidak terlalu memasukkan ke dalam hati komentar-komentar negatif dari netizen. Ia menyarankan agar mereka lebih fokus pada hal-hal positif dan membangun yang dapat mengembangkan diri mereka.