Dari Ruang Kelas ke Pelaminan: Kisah Cinta Guru dan Murid di Sumatera Selatan yang Viral
Cinta Tak Terduga: Guru dan Mantan Murid Bersatu dalam Pernikahan
Sebuah kisah cinta unik dan tak terduga menjadi viral di media sosial, menceritakan perjalanan seorang guru wanita yang akhirnya menikah dengan mantan muridnya di Sumatera Selatan. Kisah ini bermula dari interaksi profesional di ruang kelas, hingga akhirnya bersemi menjadi hubungan yang lebih dalam setelah sang murid lulus sekolah.
Kisah ini bermula dari unggahan akun TikTok @missajengadzakiyah, yang membagikan perjalanan cintanya yang tidak biasa. Dalam video tersebut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, hubungannya dengan suaminya saat itu hanyalah sebatas guru dan murid. Siapa sangka, takdir berkata lain dan mereka kini telah menjadi pasangan suami istri.
"The real omongan jadi doa, eh pas pula kayanya malaikat lagi lewat langsung di catatnya. Fyi 2022 dia udah mau tamat *ya ? yang dateng ke rumah buat ngelamar malah alumni siswa sendiri ?," tulisnya dalam keterangan video yang viral tersebut.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan telah ditonton jutaan kali. Beragam komentar membanjiri postingan tersebut, mulai dari yang mendukung hingga yang mempertanyakan.
Awal Mula Kedekatan
Ajeng, sang guru, menceritakan bahwa ia pertama kali bertemu dengan Fikri, yang kini menjadi suaminya, ketika pria tersebut masih duduk di kelas 12 pada tahun 2022. Ia menegaskan bahwa saat itu tidak ada kedekatan khusus antara mereka. Interaksi mereka sebatas hubungan profesional antara guru dan murid.
"Dia selama di sekolah, sama seperti siswa yang lain, belajar seperti biasa dan mengikuti kegiatan proses pembelajaran dan peraturan sekolah dengan baik," jelas Ajeng.
Kedekatan mereka baru terjalin setelah Fikri lulus SMA pada akhir tahun 2023. Saat itu, Ajeng masih berjualan seblak sebagai usaha sampingan dan Fikri sering memesan seblak darinya melalui pesan WhatsApp.
Dari Seblak Hingga Pelaminan
Ajeng bercerita bahwa Fikri sempat mengajaknya keluar sebanyak dua kali. Ajakan pertama ia tolak karena saat itu ia sedang dekat dengan pria lain. Namun, pada ajakan kedua, Fikri menggunakan modus memesan seblak dan kali ini Ajeng menerima ajakan tersebut dengan syarat Fikri harus meminta izin terlebih dahulu kepada orang tuanya.
"Saya kirain dia nggak berani izin ternyata betulan dia izin ke orang tua saya," kenang Ajeng.
Sejak saat itu, keduanya mulai dekat dan menjalin hubungan. Ajeng sempat mengatakan kepada Fikri bahwa ia tidak ingin berpacaran, melainkan ingin langsung menikah. Ia juga menyarankan agar Fikri mencari wanita yang seumuran dengannya.
Namun, Fikri bersikeras untuk tetap bersama Ajeng dan meminta wanita itu untuk menunggunya hingga ia siap untuk menikah. Fikri ingin membuktikan keseriusannya dengan bekerja dan bertanggung jawab.
Restu Orang Tua dan Pernikahan
Perjalanan cinta mereka tidak selalu berjalan mulus. Awalnya, kedua orang tua mereka tidak setuju dengan hubungan tersebut karena perbedaan usia yang cukup jauh. Orang tua Ajeng khawatir Fikri hanya main-main dengannya.
Namun, Fikri tidak menyerah. Ia menemui orang tua Ajeng dan menjelaskan maksud serta tujuannya. Ia meyakinkan mereka bahwa ia serius dengan Ajeng dan tidak berniat untuk menyakitinya. Akhirnya, kedua orang tua mereka pun memberikan restu.
Fikri dan Ajeng menikah pada awal tahun 2025. Mengenai tanggapan orang lain tentang hubungan mereka, Ajeng memilih untuk tidak terlalu memikirkannya.
"Prinsip saya, kita yang lebih paham tentang keadaan kita sedangkan orang lain hanya melihatnya dari luar saja. Mereka tidak tahu apa yang telah kita lalui," pungkasnya.