Efisiensi BBM Mobil Hybrid Unggul Meski Harga Pertamax Meningkat
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, yang kini menyentuh angka Rp 12.500 per liter sejak 1 Juli 2025, memicu perbincangan hangat di kalangan pemilik kendaraan. Kenaikan sebesar Rp 400 per liter ini tentu berdampak pada pengeluaran para pemilik mobil, termasuk mereka yang mengendarai Low MPV untuk aktivitas sehari-hari. Namun, bagaimana dampaknya bagi pemilik mobil keluarga kelas menengah yang mengandalkan teknologi hybrid seperti Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid dan Nissan Serena e-POWER?
Mari kita telaah lebih dalam. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, dengan sistem hybrid parallel yang menggabungkan mesin bensin 2.000 cc dan motor listrik, menawarkan efisiensi bahan bakar yang cukup mengesankan. Konsumsi BBM-nya diklaim mencapai 20 km per liter dalam kondisi penggunaan kombinasi antara dalam kota dan jalan tol. Dengan kapasitas tangki 52 liter, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 1.040 km. Jika dihitung dengan harga Pertamax yang baru, pengisian penuh tangki akan menelan biaya Rp 650.000.
Nissan Serena e-POWER, meskipun mengusung teknologi mobil listrik, tetap mengandalkan mesin bensin 1.200 cc untuk menghasilkan energi listrik yang menggerakkan motor. Teknologi ini memungkinkan konsumsi BBM yang efisien, dengan perkiraan sekitar 18 km per liter. Dengan tangki berkapasitas 55 liter, Serena e-POWER dapat menempuh jarak sekitar 990 km dengan satu tangki penuh. Biaya pengisian penuh saat ini mencapai Rp 687.500.
Sekilas, kenaikan Rp 20.000-an per tangki mungkin terasa kecil. Namun, bagi pengguna yang rutin mengisi BBM satu hingga dua kali seminggu, akumulasi pengeluaran bulanan bisa mencapai angka yang cukup signifikan, berkisar antara Rp 80.000 hingga Rp 150.000. Perbedaan harga yang semakin lebar antara Pertalite (RON 90) dan Pertamax (RON 92) memunculkan opsi bagi sebagian pemilik mobil untuk beralih ke Pertalite.
Namun, baik Toyota maupun Nissan tetap merekomendasikan penggunaan BBM dengan RON minimal 92 atau setara Pertamax. Hal ini bertujuan untuk menjaga kinerja sistem hybrid tetap optimal dan memastikan daya tahan komponen mesin tidak terganggu. Meskipun kenaikan harga BBM memberikan dampak yang cukup luas, pemilik mobil hybrid seperti Innova Zenix Hybrid dan Nissan Serena e-POWER masih dapat merasakan keuntungan dari sisi efisiensi konsumsi bahan bakar. Dengan kemampuan jelajah yang tinggi per tangki dan frekuensi pengisian ulang yang lebih rendah, biaya operasional kendaraan tetap dapat ditekan.