Presiden Terpilih Prabowo Subianto Serukan Polri Tingkatkan Pengabdian pada Rakyat di Hari Bhayangkara ke-79
Prabowo Beri Arahan di Hari Bhayangkara: Polri Garda Terdepan Kebangkitan Bangsa
Jakarta - Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam perayaan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Monas, Jakarta Pusat. Dalam amanatnya yang berlangsung selama 18 menit, Prabowo berulang kali menekankan pentingnya Polri untuk terus meningkatkan pengabdian kepada rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
Prabowo mengawali pidatonya dengan memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran Polri atas kinerja yang baik selama ini. Ia menyoroti peran aktif Polri dalam membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan produksi pangan nasional. Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir di tengah-tengah rakyat.
"Saya melihat Polri sekarang menunjukkan prestasi yang baik. Saya melihat dan menyaksikan kepolisian kita sekarang sungguh-sungguh turun ke rakyat, mengambil inisiatif, mengambil peran terjun ke rakyat bekerja di tengah rakyat, membantu meningkatkan produksi pangan bangsa kita, untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa Polri harus senantiasa merasakan denyut nadi kehidupan rakyat, memahami kesulitan dan penderitaan yang dihadapi. Ia menekankan bahwa polisi Indonesia tidak boleh seperti polisi di negara-negara maju yang cenderung berjarak dengan masyarakat. Kedekatan dengan rakyat, menurut Prabowo, adalah kunci keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
"Polisi Indonesia tidak boleh seperti polisi-polisi negara yang sudah kaya dan maju, polisi Indonesia harus di tengah-tengah rakyat, harus merasakan penderitaan rakyat, harus merasakan kesulitan rakyat, harus mendengar jeritan hati rakyat," tegas Prabowo.
Prabowo juga menyinggung mengenai potensi kebangkitan bangsa Indonesia. Ia menyerukan kepada semua pihak, termasuk Polri, untuk berperan aktif dalam mengelola dan menjaga kekayaan negara. Menurutnya, Polri memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam melindungi aset-aset bangsa dan memastikan kemakmuran rakyat.
"Bangsa kita berada sekali lagi dari ambang kebangkitan, kita harus mengelola dan menjaga kekayaan bangsa kita, dan kepolisian adalah ujung tombak dalam menjaga kekayaan bangsa dan rakyat kita," kata Prabowo.
Di akhir amanatnya, Prabowo kembali mengingatkan seluruh anggota Polri untuk terus melanjutkan perjuangan, menjaga kepercayaan rakyat, dan senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Ia juga berpesan agar Polri tidak sekali-kali mengecewakan rakyat yang telah memberikan amanah.
"Saudara-saudara, lanjutkan perjuangan ini, jaga kepercayaan rakyat," ucap Prabowo.
Prabowo menutup pidatonya dengan mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79. Ia mengutip motto Polri, "Rastra Sewakottama," yang berarti pelayan utama bangsa, sebagai pengingat akan tugas dan tanggung jawab Polri dalam mengabdikan diri kepada kejayaan nusa dan bangsa.
"Sekali lagi, selamat Hari Bhayangkara ke-79, jadilah insan Bhayangkara yang Rastra Sewakottama, polisi yang mengabdikan dirinya untuk kejayaan nusa dan bangsa," pungkas Prabowo.
Berikut poin-poin utama arahan Prabowo Subianto kepada Polri:
- Apresiasi atas kinerja Polri dalam membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan produksi pangan.
- Penekanan pentingnya Polri untuk terus meningkatkan pengabdian kepada rakyat dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
- Imbauan agar Polri senantiasa merasakan denyut nadi kehidupan rakyat dan memahami kesulitan yang dihadapi.
- Seruan kepada semua pihak, termasuk Polri, untuk berperan aktif dalam mengelola dan menjaga kekayaan negara.
- Peringatan agar Polri tidak sekali-kali mengecewakan rakyat.
- Ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-79 dan ajakan untuk menjadi insan Bhayangkara yang Rastra Sewakottama.