Kemendagri Pertimbangkan Retreat Kepala Daerah Tahap Lanjutan Usai PSU dan Pemulihan Kesehatan
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengindikasikan adanya kemungkinan penyelenggaraan retreat kepala daerah gelombang ketiga. Wacana ini muncul seiring dengan beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utama, termasuk penuntasan proses hukum terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah daerah dan kondisi kesehatan beberapa kepala daerah yang belum memungkinkan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Bima Arya menjelaskan bahwa keputusan final mengenai pelaksanaan retreat jilid ketiga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Komisi II DPR RI. Penyelenggaraan PSU yang belum rampung menjadi salah satu penghalang utama. Kemendagri ingin memastikan seluruh proses hukum dan tahapan PSU telah diselesaikan sebelum menjadwalkan kembali retreat untuk kepala daerah terkait. Hal ini bertujuan agar seluruh kepala daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti program pengembangan kapasitas tersebut.
Selain isu PSU, ketidakhadiran sejumlah kepala daerah pada retreat gelombang kedua juga menjadi pertimbangan. Dari 93 kepala daerah yang terdaftar, hanya 86 yang dipastikan hadir. Beberapa kepala daerah mengajukan izin tidak hadir dengan alasan kesehatan, antara lain Wali Kota Serang Budi Rustandi, Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, Wakil Bupati Bengkulu Utara Sumarno, Wakil Bupati Buton Tengah Muhammad Adam Basan, Wakil Bupati Melawi Malin, dan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono. Kemendagri memahami kondisi kesehatan para kepala daerah tersebut dan tidak ingin memaksakan keikutsertaan mereka, mengingat kegiatan retreat membutuhkan kondisi fisik yang prima.
Selain alasan kesehatan, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo juga berhalangan hadir karena musibah meninggalnya ibunda beliau. Meskipun sempat tiba di Jakarta, John Tabo harus segera kembali ke daerahnya untuk mengikuti prosesi pemakaman. Kemendagri menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa Gubernur Papua Pegunungan.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Kemendagri membuka opsi untuk menyelenggarakan retreat kepala daerah jilid tiga. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada kepala daerah yang belum dapat mengikuti retreat sebelumnya karena alasan PSU, kesehatan, atau musibah. Jadwal pelaksanaan retreat gelombang ketiga akan disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi di daerah masing-masing.
Sebagai informasi, retreat kepala daerah gelombang pertama telah dilaksanakan pada 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada 22-26 Juni 2025 di IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Berikut adalah daftar kepala daerah yang berhalangan hadir pada retreat gelombang kedua:
- Wali Kota Serang Budi Rustandi
- Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak
- Wakil Bupati Bengkulu Utara Sumarno
- Wakil Bupati Buton Tengah Muhammad Adam Basan
- Wakil Bupati Melawi Malin
- Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono
- Gubernur Papua Pegunungan John Tabo