Kunjungan Wisatawan Berkelas: Hanya Sebagian Kecil Turis Asing di Indonesia yang Masuk Kategori High Spender

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati, mengungkapkan sebuah fakta menarik terkait profil wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Dari total kunjungan turis asing, hanya sekitar tiga persen yang tergolong sebagai wisatawan high spender atau berkelas. Meskipun jumlahnya relatif kecil, kontribusi mereka terhadap devisa negara cukup signifikan, dengan pengeluaran rata-rata mencapai US$ 2.000 selama berlibur di Indonesia.

Ni Luh Puspa, dalam kuliah umumnya di Universitas Mahendradatta, Denpasar, Bali, pada hari Sabtu (21/6/2025), menjelaskan bahwa wisatawan berkelas ini berasal dari berbagai negara, termasuk:

  • Amerika Serikat
  • Jerman
  • Inggris
  • Arab Saudi

Bahkan, turis asal Rusia yang seringkali mendapat stigma negatif, juga termasuk dalam kategori high spender. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap wisatawan dari negara tertentu tidak selalu mencerminkan fakta di lapangan.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya untuk terus menarik minat wisatawan berkelas agar berkunjung ke Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan sektor pariwisata dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Dukungan dari pemerintah daerah juga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi wisatawan high spender.

Namun, Ni Luh Puspa menekankan bahwa Kemenpar tidak hanya fokus pada wisatawan berkelas. Kunjungan wisatawan dari negara lain, seperti:

  • China
  • India
  • Malaysia
  • Australia

juga terus dijaga dan ditingkatkan. Kemenpar berupaya untuk memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua wisatawan, tanpa memandang asal negara atau tingkat pengeluaran.

Kemenpar terus berbenah diri untuk mewujudkan pariwisata berkualitas (quality tourism). Dengan pariwisata berkualitas, diharapkan para wisatawan dapat menikmati pengalaman yang berkesan selama berlibur di berbagai destinasi di Indonesia. Hal ini juga akan meningkatkan citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing.

Sebagai informasi tambahan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang tahun 2024 mencapai 14 juta orang. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2021, saat pandemi COVID-19 masih berlangsung, yang hanya mencatat 1,6 juta kunjungan turis asing.